Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA — Pekerjaan pembangunan sodetan di Jalan Cermai, Kota Samarinda, mulai berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di kawasan Kelurahan Jawa, Kota Samarinda. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda pun meminta pengertian masyarakat apabila terjadi kemacetan maupun hambatan selama pekerjaan berlangsung.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengatakan, pembangunan sodetan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk menjawab persoalan banjir yang telah terjadi selama puluhan tahun di kawasan Pasundan dan sekitarnya.
Sodetan sepanjang sekitar 197,7 meter itu nantinya berfungsi mengalirkan air langsung menuju Sungai Mahakam, sehingga diharapkan dapat mengurangi genangan di kawasan sekitar, termasuk area Rumah Sakit Dirgahayu hingga Jalan Merbabu.
“Ini adalah jawaban kita selama puluhan tahun sebagai solusi atas banjir yang sering terjadi di sekitar Pasundan. Nanti kita sodet supaya air itu langsung terbuang ke Sungai Mahakam,” ujar Andi Harun.
Pekerjaan fisik di lapangan telah dimulai dalam beberapa hari terakhir. Seiring pekerjaan tersebut, sebagian arus lalu lintas di sekitar lokasi juga dialihkan.
Dinas Perhubungan Samarinda bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi dampak pekerjaan terhadap pengguna jalan.
Andi Harun menyadari pembangunan tersebut berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas. Namun, ia meminta masyarakat melihat pekerjaan itu sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk mengatasi persoalan banjir.
“Kami berharap ini tidak menjadi gorengan di medsos lagi, karena apa yang kita mau bangun ini dalam rangka menjawab banjir yang ada di kawasan tersebut,” katanya.
Ia meminta masyarakat dapat memahami apabila selama proses pembangunan terjadi kemacetan atau perlambatan arus lalu lintas.
Selain Jalan Cermai, Pemkot Samarinda juga berencana menerapkan konsep serupa di kawasan Loa Janan Ilir, tepatnya di sekitar Perumahan Haji Saleh.
Ia berharap pekerjaan di Jalan Cermai dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
“Jadi kami minta pengertiannya ke masyarakat sehingga semua berjalan sesuai dengan harapan kita bersama,” pungkasnya.


