Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan
SANGATTA – Dua lokasi yang terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutim, menjadi sasaran pengecekan Direktorat Samapta Polda Kaltim, Jumat (28/8/2026).
Pengecekan dilakukan di Jalan Kenyamukan RT 34 dan Jalan Guru Besar, Desa Sangatta Utara. Langkah itu dilakukan untuk melihat langsung kondisi lokasi sekaligus memastikan kesiapan personel dalam menghadapi potensi Karhutla.
Rombongan yang dipimpin Dir Samapta Polda Kaltim Kombes Pol Eka Mulyana bersama Kapolres Kuttim, AKBP Aryansyah bertolak dari Mako Polairud Polres Kutim sekitar pukul 13.30 Wita.
Setibanya di lokasi pertama, petugas mengecek kondisi lahan yang terdampak karhutla di Jalan Kenyamukan RT 34. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan ke titik kedua di Jalan Guru Besar.
Kapolres Kutim, AKBP Aryansyah mengatakan, pengecekan lapangan dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla, khususnya di wilayah Sangatta Utara.
“Pengecekan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan keseriusan kami dalam melakukan penanganan karhutla. Kami memastikan kondisi di lapangan, kesiapan personel, serta langkah-langkah penanganan yang dilakukan apabila terjadi kebakaran,” ujarnya.
Menurut Aryansyah, pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat. Peran pemerintah daerah dan masyarakat juga diperlukan, terutama dalam mencegah aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi memicu kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Pencegahan harus dilakukan bersama-sama karena dampak karhutla dapat mengganggu lingkungan, kesehatan, dan aktivitas masyarakat,” tegasnya.
Dalam pengecekan tersebut turut hadir Kabag Ops Polres Kutim Kompol Sujarwanto, Kasat Samapta Polres Kutim AKP Subeki, Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko, Kanit Kauriden/Kanit Opsnal Polres Kutim Ipda Fahreza Saputra, Pamapta III Polres Kutim Ipda Birru, Bhabinkamtibmas Desa Sangatta Utara Aipda Yan Sampe, serta Ketua RT 34 Desa Sangatta Utara, Alif.
Setelah mengecek dua titik tersebut, rombongan kembali menuju Mako Polres Kutim.
Pengecekan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla di tengah kondisi yang membutuhkan kewaspadaan terhadap munculnya titik-titik kebakaran di wilayah Kutim.


