Gudang Penumpukan Besi Tua dan Kardus di Jalan Damanhuri Samarinda Hangus Terbakar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kebakaran gudang besi tua dan barang bekas di Jalan Damanhuri, Kota Samarinda, Jumat (28/8/2026). (Foto: Dok.Disdamkarmat Samarinda)
Kebakaran gudang besi tua dan barang bekas di Jalan Damanhuri, Kota Samarinda, Jumat (28/8/2026). (Foto: Dok.Disdamkarmat Samarinda)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Gudang Penumpukan Besi Tua dan Kardus di Jalan Damanhuri Samarinda Hangus Terbakar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kebakaran gudang besi tua dan barang bekas di Jalan Damanhuri, Kota Samarinda, Jumat (28/8/2026). (Foto: Dok.Disdamkarmat Samarinda)
Kebakaran gudang besi tua dan barang bekas di Jalan Damanhuri, Kota Samarinda, Jumat (28/8/2026). (Foto: Dok.Disdamkarmat Samarinda)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Gudang Penumpukan Besi Tua dan Kardus di Jalan Damanhuri Samarinda Hangus Terbakar

Kebakaran gudang besi tua dan barang bekas di Jalan Damanhuri, Kota Samarinda, Jumat (28/8/2026). (Foto: Dok.Disdamkarmat Samarinda)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA - Kebakaran melanda tempat usaha penumpukan besi tua dan barang bekas di kawasan Jalan Damanhuri, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Jumat (28/8/2026) malam. Kobaran api turut membakar satu unit truk yang berada di lokasi.

Informasi kebakaran diterima petugas sekitar pukul 18.35 WITA. Api kemudian ditangani oleh petugas pemadam kebakaran bersama sejumlah relawan.

Danpos 7 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, Dwi Purwanto, mengatakan area yang terbakar diperkirakan berukuran sekitar 20 x 30 meter.

“Malam ini terjadi kebakaran di tempat usaha penumpukan besi tua dan kardus. Untuk luas area terbakar 20 x 30 meter, terdampak satu truk terbakar,” kata Dwi.

Dalam proses pemadaman, sebanyak tiga unit fire truck dikerahkan dan dibantu relawan. Petugas juga menurunkan tujuh unit truk tangki untuk memenuhi kebutuhan air selama proses pemadaman.

Salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah minimnya titik sumber air di sekitar lokasi kebakaran. Kondisi tersebut membuat petugas harus mengandalkan pasokan air dari truk tangki.

“Titik air minim, jadi menggunakan truk tangki,” ujarnya.

Api berhasil dipadamkan setelah proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Dwi menyebut, dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting atau arus pendek listrik. Namun, pihaknya belum dapat memastikan titik awal api.

“Titik api awalnya masih dalam penyelidikan, belum diketahui. Karena sudah tidak ada kegiatan, gudang tertutup dan minim kegiatan. Dugaannya sementara arus pendek listrik,” jelasnya.

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Petugas masih melakukan penanganan dan memastikan kondisi di lokasi benar-benar aman setelah api berhasil dipadamkan.