Reporter : Muhammad Luthfi | Editor : Bambang Irawan
TANA PASER - Ribuan masyarakat ikuti salat istisqa yang dilaksanakan Kodim 0904/Paser bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Paser, di halaman Masjid Agung Nurul Falah, Kecamatan Tanah Grogot, Sabtu (29/8/2026).
Ustaz Abdus Somad menjadi imam dan khatib dalam salat sunnah muakkad yang dikerjakan untuk memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar menurunkan hujan saat terjadi kemarau panjang atau kekeringan tersebut.
Wakil Bupati (Wabup) Paser, Ikhwan Antasari, Dandim 0904/Psr, Letkol Inf Edy Wahyu Satriyadi, Kapolres Paser, AKBP Sofyan, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta ribuan masyarakat ikuti salat istisqa.
“Semoga apa yang kita minta, kita hajatkan pagi hari ini, Allah bisa mengabulkan, sehingga bisa segera turun hujan. Kita juga mendoakan seluruh tim gabungan yang telah memadamkan karhutla saat ini,” tutur Ikhwan Antasari.
Fenomena El Nino ekstrim saat ini menyebabkan kekeringan. Hal tersebut menjadi intropeksi seluruh kalangan masyarakat, bagaimana dalam kondisi ini menjaga alam tetap dalam kondisi stabil.
Dengan begitu, Ikhwan Antasari mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memanfaatkan kondisi saat ini untuk membuka lahan dengan cara membakar.
Apabila masyarakat melihat aktivitas mencurigakan yang berpotensi menyebabkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ataupun melihat adanya titik, agar segera melapor kepada tim yang bersiaga.
“Terpenting, mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi alam ini dan kita minta kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” imbau Ikhwan.
Disamping memanjatkan doa bersama-sama kepada Allah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Forkompinda Paser juga telah melakukan upaya penanganan maupun mitigasi karhutla, dengan membentuk posko-posko di sepuluh kecamatan di Paser.
“Kami laksanakan tanggap darurat ini, telah membentuk posko-posko di sepuluh kecamatan, termasuk bantuan-bantuan dari berbagai pihak. Ini menjadi tugas kita bersama. Bukan tugas Forkopimda, tapi tanggung jawab kita bersama bagaimana menyikapi kondisi kita saat ini,” ucapnya.
Dandim 0904/Psr, Letkol Inf Edy Wahyu Satriyadi mengatakan, dalam kondisi saat ini, Kodim 0904/Paser mengerahkan seluruh tenaga untuk berkolaborasi dengan unsur Forkompinda Paser, untuk memadamkan dan mencegah terjadinya karhutla.
Tim gabungan yang terdiri dari beberapa stakeholder siap siaga di posko-posko terpadu di setiap kecamatan. Gerak cepat ketika ada laporan karhutla, sekaligus intens melakukan imbauan kepada masyarakat tentang bahaya karhutla dan kondisi alam saat ini.
“Inisiasi Kodim Paser dan Polres Paser, kemudian ditindaklanjuti Pemkab Paser, terbentuklah posko-posko di setiap kecamatan, terus berjalan sampai saat ini,” tutur Edy Wahyu Satriyadi.
Meski demikian, Edy Wahyu Satriyadi para personel sering kewalahan dalam menangani karhutla yang terjadi, akibat keterbatasan personel yang tersedia. Untuk itu, peran masyarakat sangat penting, untuk membantu memadamkan api dan tidak membakar lahan.


