Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA - Setelah melalui proses pembangunan, Teras Samarinda tahap II akhirnya resmi dibuka untuk masyarakat, Sabtu (29/8/2026) malam. Meski pembangunan fisiknya telah rampung dan tiga segmen mulai dapat digunakan, sejumlah fungsi kawasan, khususnya aktivitas ekonomi dan sosial, masih akan dikembangkan setelah peresmian.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengatakan Teras Samarinda tahap II terdiri atas empat segmen. Tiga segmen yang diresmikan malam tersebut yakni segmen 2, 3, dan 4, sementara segmen 1 yang menjadi penghubung antara Teras Samarinda tahap I dan tahap II ditargetkan rampung dan diresmikan pada Desember 2026.
“Kita akhirnya sampai pada malam hari ini melakukan peresmian terhadap mulai beroperasinya atau mulai dibukanya untuk masyarakat luas pembangunan Teras tahap dua untuk tiga segmen,” ucap Andi Harun.
Ia menjelaskan, pembangunan fisik pada tiga segmen yang diresmikan telah selesai. Namun, pengembangan fungsi kawasan belum sepenuhnya rampung, terutama untuk fungsi ekonomi dan sosial.
Sebagaimana yang diharapakan, Teras Samarinda tahap II ini akan mengintegrasikan fungsi lingkungan, fungsi ekologis, fungsi ekonomi, hingga fungsi aktivitas sosial warga melalui fasilitas terpadu.
"Jadi hari ini untuk pelaksanaan tiga fungsi itu belum selesai. Fungsi fisiknya selesai malam hari ini, akan masih kita kembangkan fungsi ekonominya,” jelasnya.
Salah satu pengembangan yang masih disiapkan adalah sentra UMKM, dengan konsep yang diharapkan dapat melanjutkan pola pengelolaan seperti Teras Samarinda tahap I. Pemerintah saat ini masih mengkaji model dan manajemen pengelolaannya.
“Mudah-mudahan satu minggu ke depan selesai, langsung kita buat perencanaan,” ujarnya.
Pemerintah, kata dia, masih mempertimbangkan skema pengelolaan sentra ekonomi tersebut, apakah menggandeng pihak ketiga tanpa menggunakan APBD atau pemerintah kota terlibat langsung sebagai penggerak utama.
Karena itu, ia menegaskan peresmian Teras Samarinda tahap II bukan berarti seluruh pengembangan kawasan telah selesai.
“Peresmian malam hari ini saya ingin sampaikan bahwa fungsi ekonomi, fungsi sosial masih akan kita teruskan. Pengembangannya setelah peresmian hari ini,” katanya.
Dari sisi fasilitas, Teras Samarinda tahap II menghadirkan kawasan hijau dengan luas penghijauan sekitar 1.558 meter persegi di segmen 2 dan 3. Area tersebut ditanami sejumlah jenis pohon, seperti pulai, ketapang kencana, tabebuya, hingga bungur siam.
Selain itu, terdapat dermaga seluas 2.115 meter persegi yang dilengkapi 12 unit kios modern untuk pelaku UMKM lokal. Namun, kios tersebut belum mulai beroperasi karena pemerintah masih melakukan proses seleksi dan menentukan konsep pengelolaannya.
“Ini akan menyusul. Kios-kios UMKM-nya kita belum aktifkan, masih kita seleksi, masih kita pilih modelnya. Tapi malam hari ini sudah bisa dinikmati tamannya,” bebernya.
Sementara di segmen 4, kawasan dilengkapi mini amphitheater sebagai ruang ekspresi seni dan budaya, playground, halte bus, serta area pedestrian menggunakan material andesit bakar yang dilengkapi guiding block bagi penyandang disabilitas.
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, kawasan tersebut juga dilengkapi sistem pencahayaan, CCTV, dua pos pengamanan, pos polisi, serta sistem drainase dan utilitas tertutup.
Andi Harun berharap keberadaan Teras Samarinda tahap II nantinya tidak hanya menjadi ruang publik, tetapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian kota. Peningkatan kunjungan wisatawan dinilai dapat ikut menggerakkan sektor hotel, restoran, transportasi daring, taksi, ojek, hingga kuliner lokal.
“Insya Allah ini akan juga berpengaruh pada peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.


