Debit Air Menyusut, Pemkot Bontang Ajak ASN Jadi Pelopor Hemat Air

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bontang, Sony Suwito Adicahyono. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bontang, Sony Suwito Adicahyono. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Debit Air Menyusut, Pemkot Bontang Ajak ASN Jadi Pelopor Hemat Air

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bontang, Sony Suwito Adicahyono. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bontang, Sony Suwito Adicahyono. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Debit Air Menyusut, Pemkot Bontang Ajak ASN Jadi Pelopor Hemat Air

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bontang, Sony Suwito Adicahyono. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Buniyamin

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) ikut menghemat penggunaan air sebagai langkah menghadapi keterbatasan pasokan air bersih di daerah.

Imbauan tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bontang, Sony Suwito Adicahyono, saat memimpin apel pagi di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Bontang, Senin (31/8/2026).

Sony mengatakan, penyusutan debit air bawah tanah turut berdampak terhadap distribusi air kepada masyarakat. Kondisi tersebut membuat aliran air harus dilakukan secara bergilir di sejumlah wilayah.

Menurutnya, kondisi itu perlu direspons bersama, termasuk oleh aparatur pemerintah. ASN diminta mulai mengurangi penggunaan air dalam aktivitas sehari-hari dan menghindari pemakaian yang berlebihan.

"Minimal dikurangilah kebutuhan rumah tangga atas penggunaan air. Di satu sisi tentu akan menghemat kantong Bapak dan Ibu sekalian, di sisi lain tentu akan mengurangi beban distribusi air yang disalurkan oleh PDAM," ujar Sony.

Ia menilai, penghematan air tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun pengelola layanan air. Masyarakat juga memiliki peran penting dengan menggunakan air sesuai kebutuhan.

Karena itu, Sony mendorong ASN menjadi contoh di lingkungan masing-masing. Kebiasaan menghemat air di rumah diharapkan dapat diterapkan secara konsisten dan turut mendorong kesadaran masyarakat untuk melakukan hal serupa.

Selain persoalan air, apel pagi tersebut juga dimanfaatkan Sony untuk mengingatkan ASN mengenai pentingnya kesiapan sebelum menjalankan pekerjaan. Ia meminta setiap pegawai membiasakan diri menyusun rencana kerja, baik pada malam sebelumnya maupun sebelum memulai aktivitas pada pagi hari.

"Pesan saya ketika kita mau bekerja, sempatkanlah mau malam atau pagi, pikirkan besok itu kita mau mengerjakan apa. Kita juga bisa mempersiapkan sejak tadi malam berdasarkan apa yang akan kita lakukan," katanya.

Menurut Sony, perencanaan kerja diperlukan agar tugas aparatur dapat dilaksanakan lebih terarah dan pelayanan administrasi pemerintahan berjalan efektif.

Apel yang dilaksanakan Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam tersebut dihadiri jajaran asisten, staf ahli, kepala bagian, serta ASN di lingkungan Setda Bontang.

Melalui kegiatan rutin tersebut, Pemkot Bontang berupaya memastikan arahan pimpinan dapat dipahami dan diterapkan aparatur, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam menyikapi persoalan yang dihadapi masyarakat.

Penghematan air pun diharapkan tidak berhenti sebagai imbauan dalam apel, tetapi menjadi kebiasaan ASN dalam kehidupan sehari-hari.