TARAKAN - Persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan, infrastruktur lingkungan, hingga pendidikan masih menjadi aspirasi yang banyak disampaikan masyarakat dalam agenda kunjungan daerah pemilihan (kundapil) anggota DPRD Kalimantan Utara.
Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kaltara, Adinata Kusuma, mengatakan keluhan terkait kepesertaan BPJS, khususnya peserta penerima bantuan iuran (PBI), masih cukup sering ditemui di tengah masyarakat.
“Keluhannya tidak jauh dari masalah BPJS, biasanya PBI yang bermasalah. Itu yang coba kita bantu,” kata Adinata, belum lama ini.
Selain persoalan layanan kesehatan, warga juga menyampaikan kebutuhan perbaikan infrastruktur dasar di lingkungan tempat tinggal. Di antaranya perbaikan jalan lingkungan melalui semenisasi serta kebutuhan irigasi.
Adinata mencontohkan sejumlah usulan yang diterimanya di kawasan Karang Anyar Pantai. Menurut dia, terdapat beberapa titik jalan lingkungan yang membutuhkan perbaikan.
“Di Karang Anyar Pantai ada beberapa yang perlu kita lakukan perbaikan, semenisasi dan lain-lain. Ada juga usulan irigasi, contohnya di Karang Harapan,” ujarnya.
Ia menyebut aspirasi masyarakat pada dasarnya masih berkutat pada kebutuhan dasar, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur. Karena itu, menurut Adinata, aspirasi tersebut perlu disinergikan dengan program pemerintah yang tersedia, baik dari daerah maupun pusat.
Di tengah keterbatasan fiskal daerah, program pemerintah pusat dinilai menjadi salah satu alternatif untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Adinata menyebut Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebagai contoh program yang terus diupayakan agar manfaatnya lebih banyak dirasakan warga Kaltara.
“Kita coba ambil program-program yang ada dari pusat untuk kita bawa ke sini,” katanya.
Adinata mengatakan dukungan terhadap program pusat juga telah dilakukan melalui penyaluran PIP kepada sejumlah warga, termasuk di kawasan Juata Laut.
“Dari legislator dan senator kita di Senayan juga banyak membantu kita di PIP. Kita bagi kepada beberapa warga di Juata Laut dan lain-lain,” ujarnya. (Adv)


