Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

38 Ribu Hektare Lahan Terbakar, Pertamina Kirim Air Bersih ke Kalbar

Pertamina membantu air bersih akibat kabut asap dan krisis air di Kalbar. (Foto: PT PPN RU Balikpapan)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    38 Ribu Hektare Lahan Terbakar, Pertamina Kirim Air Bersih ke Kalbar

    PusaranMedia.com

    Pertamina membantu air bersih akibat kabut asap dan krisis air di Kalbar. (Foto: PT PPN RU Balikpapan)

    38 Ribu Hektare Lahan Terbakar, Pertamina Kirim Air Bersih ke Kalbar

    Pertamina membantu air bersih akibat kabut asap dan krisis air di Kalbar. (Foto: PT PPN RU Balikpapan)

    Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

    BALIKPAPAN - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda Kalimantan Barat (Kalbar) sepanjang 2026 tidak hanya memicu kabut asap, tetapi juga berdampak terhadap kebutuhan dasar masyarakat di sejumlah wilayah.

    Di tengah kondisi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit (RU) Balikpapan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak karhutla di Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Kubu Raya.

    Bantuan yang disalurkan difokuskan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih serta menjaga kesehatan masyarakat yang terdampak kabut asap selama masa tanggap darurat.

    Bantuan tersebut meliputi air bersih untuk kebutuhan konsumsi dan Mandi, Cuci, Kakus (MCK), toren air, selang distribusi air, masker N95, obat-obatan, hingga salep kulit.

    Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar, luas lahan yang terbakar sejak Januari hingga Agustus 2026 mencapai sekitar 38.310 hektare.

    Sejumlah wilayah dengan karakteristik lahan gambut menjadi perhatian karena api dapat bertahan dan menyebar di bawah permukaan tanah sehingga membutuhkan penanganan lebih intensif.

    Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk respons tanggap darurat perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak karhutla.

    "Kami turut prihatin atas musibah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan Barat. Semoga bantuan yang kami salurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih dan kebutuhan kesehatan," ucap Dodi dalam keterangannya, Senin (31/8/22/2026).

    Ia berharap masyarakat terdampak tetap dapat menjaga kesehatan dan melalui masa tanggap darurat dengan baik.

    Dalam penyaluran bantuan, Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balikpapan berkolaborasi dengan Baitul Munzalan Indonesia (BMI) Pontianak, bersama Dompet Umat dan Paragon.

    Kolaborasi dengan organisasi sosial dan relawan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara cepat dan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

    Perwakilan BMI Pontianak, Indra Suherman, mengapresiasi dukungan yang diberikan Pertamina dalam penanganan dampak karhutla.

    "Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang telah bergerak cepat memberikan bantuan. Bantuan ini sangat membantu masyarakat dalam menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi hingga saat ini," ungkap Indra.

    Salah seorang penerima manfaat, Ilham Syukron, juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima masyarakat.

    "Terima kasih Pertamina. Kami sangat bersyukur mendapatkan bantuan air bersih, masker, dan obat-obatan," katanya.

    Melalui bantuan tersebut, PT PPN Refinery Unit Balikpapan berharap kebutuhan mendesak masyarakat selama masa tanggap darurat dapat terbantu, sekaligus mendukung pemulihan warga terdampak karhutla di Kalbar.