Reporter : Lutfi Aziz | Editor : Bambang Irawan
BONTANG – Seorang pria berinisial R, warga Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan diamankan aparat kepolisian setelah diduga membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy milik warga.
Polisi menyebut, uang hasil penjualan kendaraan tersebut diduga digunakan untuk membeli narkoba. R diamankan Unit Reskrim Polsek Bontang Selatan bersama Tim Rajawali Polres Bontang dan Unit Reskrim Polsek Bontang Utara.
Kapolres Bontang AKBP Agung Gede Wibowo S melalui Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Putu Ari Sanjaya Putra mengatakan, penangkapan dilakukan setelah polisi memperoleh informasi dari masyarakat mengenai keberadaan R.
Petugas kemudian mendatangi rumah teman R di Jalan Tomat, Gang Tomat 2, RT 13, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara. Saat polisi tiba, R diketahui bersembunyi di dalam toilet.
“Tim kemudian bergerak ke lokasi dan mendapati terlapor sedang bersembunyi di dalam toilet rumah tersebut,” ujar Putu, Senin (31/8/2026).
Dari lokasi, polisi mengamankan satu unit Honda Scoopy warna hitam dengan nomor polisi KT 3970 QD. Petugas juga menyita pakaian yang diduga digunakan R saat mengambil sepeda motor tersebut.
Peristiwa ini terjadi pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 09.30 WITA. Saat itu, anak pelapor datang ke rumah seorang saksi berinisial RYA untuk mencuci pakaian dengan menggunakan sepeda motor milik pelapor.
Namun saat pelapor dihubungi dan ditanya mengenai keberadaan kendaraan tersebut, pelapor mengaku tidak mengetahui jika sepeda motornya dibawa oleh R.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp20 juta dan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Bontang Selatan.
Menurut Putu, berdasarkan pemeriksaan sementara, R diduga membawa dan menguasai sepeda motor tersebut untuk digunakan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Polisi kemudian mendalami keberadaan kendaraan dan penggunaan uang dari hasil penjualannya.
“Adapun dari hasil pemeriksaan lanjutan, hasil uang penjualan motor ini dipakai buat bersenang-senang dan membeli narkoba,” ungkapnya. R kini telah dibawa ke Mako Polsek Bontang Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi dan mendalami seluruh rangkaian peristiwa tersebut.


