Alief Fahreza Bulang Matangkan Konsolidasi, Bidik Ketua MI Kutim 2026–2030

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Alief Fahreza Bulang mematangkan langkahnya menuju pemilihan Ketua Pengurus Cabang Muaythai Indonesia (MI) Kabupaten Kutim periode 2026–2030. (Foto: Dok IMI Kaltim)
Alief Fahreza Bulang mematangkan langkahnya menuju pemilihan Ketua Pengurus Cabang Muaythai Indonesia (MI) Kabupaten Kutim periode 2026–2030. (Foto: Dok IMI Kaltim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Alief Fahreza Bulang Matangkan Konsolidasi, Bidik Ketua MI Kutim 2026–2030

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Alief Fahreza Bulang mematangkan langkahnya menuju pemilihan Ketua Pengurus Cabang Muaythai Indonesia (MI) Kabupaten Kutim periode 2026–2030. (Foto: Dok IMI Kaltim)
Alief Fahreza Bulang mematangkan langkahnya menuju pemilihan Ketua Pengurus Cabang Muaythai Indonesia (MI) Kabupaten Kutim periode 2026–2030. (Foto: Dok IMI Kaltim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Alief Fahreza Bulang Matangkan Konsolidasi, Bidik Ketua MI Kutim 2026–2030

Alief Fahreza Bulang mematangkan langkahnya menuju pemilihan Ketua Pengurus Cabang Muaythai Indonesia (MI) Kabupaten Kutim periode 2026–2030. (Foto: Dok IMI Kaltim)

Reporter: Siswandi | Editor: Buniyamin 

SANGATTA – Alief Fahreza Bulang mematangkan langkahnya menuju pemilihan Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Muaythai Indonesia (MI) Kabupaten Kutim periode 2026–2030.

Alief melakukan pertemuan dan koordinasi dengan jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov) MI Kalimantan Timur (Kaltim) di Caffee Seraung, Samarinda, Senin (31/8/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua MI Kaltim Rusdiansyah Aras dan Ketua Harian MI Kaltim H. Zulkarnaen. 

Dalam pertemuan itu, Alief menyampaikan sejumlah gagasan terkait penguatan organisasi dan pembinaan atlet Muaythai di Kutim.

“Fokus utama saya adalah menata tata kelola organisasi agar lebih efektif dan transparan, sekaligus memperkuat sistem pembinaan prestasi bagi para atlet di Kutai Timur,” ujar Alief.

Menurutnya, pembenahan organisasi perlu berjalan beriringan dengan penguatan pembinaan atlet. 

Ia berharap Muaythai Kutim dapat memiliki sistem pembinaan yang lebih terarah dan mampu melahirkan atlet berprestasi di tingkat daerah maupun nasional.

Ketua MI Kaltim Rusdiansyah Aras menyambut baik koordinasi yang dilakukan Alief.

Ia menilai komunikasi antara calon pengurus cabang dengan pengurus provinsi penting untuk memastikan program pembinaan olahraga berjalan searah.

“Kami menyambut baik kehadiran dan koordinasi langsung dari Saudara Alief. Dari pemaparan dan ikhtiarnya, saya menilai calon ketua ini sangat serius dan memiliki dedikasi tinggi untuk memajukan Muaythai di Kutai Timur,” kata Rusdiansyah.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari lingkungan caretaker MI Kutim, Alief menjadi satu-satunya nama yang maju dalam proses pencalonan Ketua MI Kutim periode 2026–2030.

Pemilihan tersebut akan berlangsung dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) MI Kutim yang dijadwalkan Sabtu (5/9/2026) di Hotel Royal Zenova, Sangatta.

Dengan status sebagai calon tunggal, Alief berpeluang terpilih secara aklamasi. Tapi keputusan akhir tetap berada dalam forum Musorkablub sesuai mekanisme organisasi yang berlaku.

Musorkablub nantinya tidak hanya menjadi forum pemilihan ketua, tetapi juga menjadi momentum untuk menyusun arah kebijakan serta konsolidasi organisasi MI Kutim untuk periode kepengurusan 2026–2030.