Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan
TANJUNG REDEB – Kampung Mapulu, Kecamatan Kelay, menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan.
Berada di wilayah pedalaman, Mapulu masih menghadapi sejumlah keterbatasan layanan dasar yang turut memengaruhi capaian Indeks Desa Membangun (IDM).
Pemkab Berau kini menempatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sebagai pijakan utama untuk mendorong Mapulu meningkatkan status pembangunannya. Bukan hanya mengejar perubahan kategori dalam IDM, langkah tersebut diarahkan agar masyarakat di Mapulu dapat merasakan akses terhadap fasilitas dasar yang lebih layak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tentram Rahayu, mengungkapkan pembangunan Mapulu tidak dapat hanya mengandalkan satu pihak. Dukungan pemerintah daerah perlu diperkuat dengan keterlibatan pemerintah provinsi maupun pihak ketiga, mengingat masih terdapat sejumlah kebutuhan yang harus diselesaikan secara bertahap.
Menurutnya, beberapa sektor yang menjadi perhatian meliputi infrastruktur, ketersediaan air bersih, jaringan listrik hingga fasilitas pendidikan. Kelengkapan fasilitas tersebut dinilai menjadi fondasi penting agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih baik sekaligus memperkuat berbagai indikator pembangunan kampung.
Salah satu intervensi yang telah direalisasikan pemerintah adalah penyediaan hunian bagi masyarakat. Sebanyak 26 unit rumah telah dibangun di Mapulu dan diperuntukkan bagi 34 kepala keluarga.
“Seluruh pembangunan rumah tersebut kini telah rampung dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas tempat tinggal warga,” ucapnya.
Di sisi lain, kebutuhan energi juga mulai diarahkan untuk segera dituntaskan. Pemenuhan jaringan listrik ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun depan. Sementara kebutuhan air bersih telah mendapat perhatian melalui penganggaran di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau.
Pembangunan sumber daya manusia juga tidak luput dari perhatian. Pemkab Berau telah menyediakan tiga ruang kelas di Kampung Mapulu sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan pendidikan bagi anak-anak setempat.
Dengan sejumlah program yang mulai berjalan tersebut, Pemkab Berau berharap Mapulu memiliki fondasi yang lebih kuat untuk meningkatkan status IDM.
“Targetnya adalah membawa Mapulu keluar dari kategori tertinggal menuju kampung berkembang, sebelum kemudian diarahkan untuk mencapai status kampung maju,” tambahnya. (Adv)



