Dua Bocah Hilang saat Bermain di Sungai Mahakam, CCTV Jadi Petunjuk Pencarian

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Pencarian dua bocah yang diduga hilang di loa janan. (Foto: Damkar Kukar)
Pencarian dua bocah yang diduga hilang di loa janan. (Foto: Damkar Kukar)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dua Bocah Hilang saat Bermain di Sungai Mahakam, CCTV Jadi Petunjuk Pencarian

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Pencarian dua bocah yang diduga hilang di loa janan. (Foto: Damkar Kukar)
Pencarian dua bocah yang diduga hilang di loa janan. (Foto: Damkar Kukar)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dua Bocah Hilang saat Bermain di Sungai Mahakam, CCTV Jadi Petunjuk Pencarian

Pencarian dua bocah yang diduga hilang di loa janan. (Foto: Damkar Kukar)

Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan

TENGGARONG - Dua anak berusia tujuh tahun dilaporkan hilang saat bermain di aliran Sungai Mahakam, Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.

Kedua anak tersebut diketahui bernama David Arthafaris Wijayanto (7) dan Aidil (7). Keduanya sebelumnya bermain di sekitar perairan Sungai Mahakam ketika kondisi air sedang surut.

Jejak keberadaan keduanya sempat terekam kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi. Dalam rekaman tersebut, David dan Aidil masih terlihat hingga sekitar pukul 13.45 WITA. Setelah waktu tersebut, keduanya tidak lagi terlihat maupun terdengar.

Rekaman CCTV kemudian menjadi salah satu petunjuk yang digunakan tim gabungan untuk menentukan lokasi pencarian.

Laporan hilangnya kedua bocah itu diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kukar pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 21.23 WITA.

“Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian di RT 16, Desa Bakungan,” ujar Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani.

Setibanya di lokasi, tim Rescue langsung melakukan penyisiran di sekitar titik terakhir kedua korban terlihat berdasarkan rekaman CCTV.

Pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Damkar Kukar, Polairud, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Basarnas, Redkar, keluarga korban hingga masyarakat setempat.

Untuk mendukung operasi tersebut, Damkarmatan Kukar mengerahkan satu unit mobil rescue serta satu unit perahu polyteline untuk menyisir kawasan perairan.

“Hingga laporan pencarian dibuat pada Selasa (1/9/26) pukul 01.13 WITA, kedua bocah tersebut masih dalam pencarian tim gabungan,” tutur Fida.

Petugas kemudian terus memperluas penyisiran di sekitar lokasi terakhir kedua bocah terlihat. Kondisi aliran Sungai Mahakam dan area tempat keduanya bermain turut menjadi fokus dalam operasi pencarian.

Hingga laporan awal dibuat, keberadaan David dan Aidil belum diketahui. Tim gabungan masih berupaya menemukan keduanya dengan mengandalkan sejumlah informasi, termasuk rekaman CCTV yang menjadi petunjuk terakhir.

“Tim Rescue masih melakukan pencarian di sekitar titik terakhir korban tersebut terlihat dalam rekaman CCTV,” tutupnya.