Kabut Asap Ganggu Sejumlah Rute Penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Lanskap bandara Balikpapan. (Foto: Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan)
Lanskap bandara Balikpapan. (Foto: Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kabut Asap Ganggu Sejumlah Rute Penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Lanskap bandara Balikpapan. (Foto: Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan)
Lanskap bandara Balikpapan. (Foto: Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kabut Asap Ganggu Sejumlah Rute Penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

Lanskap bandara Balikpapan. (Foto: Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin

BALIKPAPAN - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan masih berjalan normal di tengah kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan.

Namun, kabut asap mulai mengganggu penerbangan pada sejumlah rute karena kondisi jarak pandang di bandara tujuan menurun. Dampaknya, beberapa penerbangan dari Balikpapan mengalami keterlambatan, bahkan terdapat penerbangan yang harus dialihkan atau divert ke Balikpapan.

Branch Communication & CSR Department Head Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan, Iwan Risdianto mengatakan kondisi Bandara SAMS Sepinggan masih terkendali dan belum terdampak langsung kabut asap.

"Kalau kondisi terkini, Bandara Balikpapan masih amat terkendali. Artinya, kita tidak terdampak langsung terhadap kabut asap yang ada di wilayah Kalimantan. Sehingga penerbangan sampai dengan saat ini masih dalam kondisi normal," kata Iwan, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, gangguan justru terjadi di sejumlah bandara tujuan, seperti Banjarmasin, Berau, dan Pontianak yang terdampak kabut asap. Salah satu dampaknya adalah keterlambatan penerbangan dari Balikpapan menuju bandara tujuan. 

Dalam kondisi tertentu, pesawat yang menuju daerah terdampak juga dapat dialihkan ke Bandara SAMS Sepinggan karena tidak memungkinkan mendarat di bandara tujuan.

"Delay keberangkatan dari Balikpapan ke Banjarmasin. Atau kadang juga divert dari Jakarta yang mau ke Berau, karena di Berau tidak bisa landing, akhirnya dialihkan ke Bandara Balikpapan," ujarnya.

Iwan menjelaskan, kondisi kabut asap biasanya lebih terasa pada pagi hari, sekitar pukul 06.00 hingga 10.00 atau 11.00 WITA. Setelah kondisi membaik pada siang hari, penerbangan dapat kembali dilakukan.

Keterlambatan penerbangan akibat kondisi tersebut dapat berlangsung sekitar tiga hingga empat jam, tergantung kondisi bandara tujuan.

"Kalau delay-nya kira-kira tiga sampai empat jam, kalau bandaranya di sana masih belum dibuka untuk penerbangan," katanya.

Ia menambahkan, penerbangan baru dapat kembali dilakukan apabila jarak pandang di bandara tujuan sudah memenuhi standar keselamatan.

Untuk kondisi saat ini, jarak pandang di Balikpapan masih sekitar 10 kilometer sehingga operasional penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan tetap berjalan.

"Informasi terakhir 10 kilometer. Artinya, jarak pandang untuk di Balikpapan sendiri masih aman. Masih bisa untuk kita lakukan aktivitas, berkendara, dan sebagainya," tuturnya.

Sebagai pembanding, Iwan menyebut jarak pandang di Berau sempat berada di sekitar 3,5 kilometer. Kondisi tersebut dinilai sudah dapat mengganggu aktivitas, khususnya penerbangan.

"Kalau jarak pandang 3,5 kilometer itu sudah mengganggu aktivitas. Apalagi transportasi pesawat, otomatis tidak mau mendarat kalau melihat visibility serendah itu," katanya.

Jika kondisi kabut asap di bandara tujuan memburuk, maka penerbangan dari Balikpapan akan menyesuaikan kondisi tersebut. Penerbangan dapat ditunda hingga jarak pandang kembali memenuhi batas aman.

Iwan mengatakan keselamatan penumpang menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan operasional penerbangan.

"Kalau kondisi tidak memungkinkan, mau tidak mau harus ditunda penerbangannya. Keselamatan para penumpang menjadi faktor utama kami untuk menjamin penumpang aman dan selamat sampai tujuan," tegasnya.

Bagi penumpang yang terdampak keterlambatan akibat penutupan sementara bandara tujuan, pihak maskapai dan pengelola bandara memberikan layanan sesuai ketentuan, termasuk service recovery berupa makanan ringan dan minuman.

Deputy Manager Lion Air Group Balikpapan, Rahimsyah mengatakan operasional penerbangan Lion Group hingga saat ini masih berjalan, termasuk sejumlah rute menuju wilayah yang terdampak kabut asap.

Menurutnya, beberapa penerbangan memang mengalami keterlambatan karena kondisi cuaca dan jarak pandang di kota tujuan.

"Lion Group tetap beroperasi, tetap terbang. Walaupun beberapa flight mengalami kendala keterlambatan dikarenakan kondisi cuaca atau kabut asap," kata Boim sapaannya.

Ia menyebut sejumlah rute yang tetap dilayani antara lain Banjarmasin, Berau, Tarakan, dan Pontianak.

"Intinya sampai saat ini kami masih tetap terbang. Memang ada beberapa flight yang mengalami keterlambatan karena kondisi cuaca atau kota tujuan yang belum membaik," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, operasional penerbangan dari Balikpapan masih berjalan normal. Tapi penumpang yang memiliki penerbangan menuju wilayah terdampak kabut asap diminta memperhatikan informasi terbaru terkait kondisi bandara tujuan dan kemungkinan perubahan jadwal penerbangan.