Dispar Kaltim Dorong Perfilman Jadi Sarana Angkat Cerita dan Identitas Budaya Daerah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Muhammad Faisal. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Muhammad Faisal. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dispar Kaltim Dorong Perfilman Jadi Sarana Angkat Cerita dan Identitas Budaya Daerah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Muhammad Faisal. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Muhammad Faisal. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dispar Kaltim Dorong Perfilman Jadi Sarana Angkat Cerita dan Identitas Budaya Daerah

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Muhammad Faisal. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Reporter: Herdiansyah l Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA - Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim mendorong sektor perfilman tidak hanya dipandang sebagai industri hiburan, tetapi juga sebagai medium untuk mengangkat kekayaan cerita, budaya, dan identitas daerah.

Kepala Dispar Kaltim, Muhammad Faisal, mengatakan film memiliki kekuatan untuk merekam sekaligus memperkenalkan berbagai sisi kehidupan masyarakat kepada khalayak yang lebih luas.

Menurutnya, film bukan sekadar karya yang diproduksi kemudian ditayangkan. Film dapat menjadi media untuk mengangkat cerita tentang manusia, daerah, budaya, lingkungan, pengalaman, hingga identitas masyarakat.

“Kaltim memiliki begitu banyak cerita yang layak diangkat dan dikenal lebih luas,” ungkap Faisal.

Ia menilai potensi tersebut perlu didukung dengan semakin banyaknya talenta lokal yang berani berkarya dan menjadikan kekayaan cerita Kaltim sebagai sumber inspirasi dalam produksi film.

Pemerintah daerah bersama Bidang Ekonomi Kreatif, kata dia, akan mendorong pertumbuhan ekosistem perfilman di daerah, termasuk membuka ruang bagi para pelaku kreatif untuk mengembangkan kemampuan dan memperluas jejaring.

"Banyak sekali talenta perfilman di kaltim yang mampu tumbuh dan menghasilkan karya berkualitas, membangun kolaborasi, serta mengambil peran dalam perkembangan industri kreatif," katanya.

Ia meminta ekosistem perfilman lokal tidak berhenti  menjadi kisah di tengah masyarakat, tetapi dapat diangkat ke layar dan dikenal hingga tingkat nasional maupun internasional.