Tim Penyuluh Mabes TNI dan Pasis Dikreg Sesko TNI Beri Wawasan Bahaya Karhutla kepada Warga Long Ikis

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Tim Penyuluh Mabes TNI dan Pasis Dikreg Sesko TNI Lakukan Penyuluhan Karhutla di Kecamatan Long Ikis. (Foto : Kodim 0904/Paser)
Tim Penyuluh Mabes TNI dan Pasis Dikreg Sesko TNI Lakukan Penyuluhan Karhutla di Kecamatan Long Ikis. (Foto : Kodim 0904/Paser)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tim Penyuluh Mabes TNI dan Pasis Dikreg Sesko TNI Beri Wawasan Bahaya Karhutla kepada Warga Long Ikis

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Tim Penyuluh Mabes TNI dan Pasis Dikreg Sesko TNI Lakukan Penyuluhan Karhutla di Kecamatan Long Ikis. (Foto : Kodim 0904/Paser)
Tim Penyuluh Mabes TNI dan Pasis Dikreg Sesko TNI Lakukan Penyuluhan Karhutla di Kecamatan Long Ikis. (Foto : Kodim 0904/Paser)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tim Penyuluh Mabes TNI dan Pasis Dikreg Sesko TNI Beri Wawasan Bahaya Karhutla kepada Warga Long Ikis 

Tim Penyuluh Mabes TNI dan Pasis Dikreg Sesko TNI Lakukan Penyuluhan Karhutla di Kecamatan Long Ikis. (Foto : Kodim 0904/Paser)

Reporter : Muhammad Luthfi | Editor : Bambang Irawan 

TANA PASER - Setiap kecamatan di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi sasaran pelaksanaan penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) oleh Tim Mabes TNI beserta Pasis Dikreg Sesko TNI.

Puluhan hingga ratusan orang dari berbagai lapisan masyarakat turut hadir dalam kegiatan penyuluhan tersebut. Untuk mendapatkan informasi maupun keilmuan tentang dampak negatif dari karhutla dan bagaimana cara menyikapinya.

Tim penyuluhan Karhutla tersebut terdiri dari 11 orang. Diantaranya, Staf Khusus Kasad Brigjen TNI Joko Setyo Putro, Dikreg Sesko TNI Kolonel Inf Ragung Ismail Akbar,  Dikreg Sesko TNI Kolonel Laut (P) Yanuar Rizki Widjaya, dan Dikreg Sesko TNI Kolonel Lek Mohyil Umam,

Serta Dikreg Sesko TNI Kolonel Adm Janadi, Mabesau Kolonel Kum Agus Sofyan, Mabesal Letkol Maedi, Mabesal Letkol I Wayan Dwija Karyasa, Mabesad Mayor Ckm Asep Wahyudi, dan Mabesad Mayor Caj Priastyo Laksono dan Kasdim 0904/Psr Mayor Cpl Agus Suryatmaja.

Penyuluhan ini sudah berlangsung sejak 31 Agustus 2026, dimulai dari Kecamatan Paser Belengkong, 1 September 2026 di Kecamatan Long Kali, dan 2 September 2026 di Kecamatan Long Ikis. Penyuluhan ini akan terus berlangsung hingga 30 September 2026 mendatang.

Pasis Dikreg Sesko TNI, Kolonel Adm Janaidi mengatakan, penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan wawasan khususnya bagi masyarakat Long Ikis baik terkait hukum maupun penanganan yang benar terhadap bahaya karhutla di wilayah Paser. 

“Kami memberikan edukasi tentang aspek-aspek yang berkaitan karhutla. Sekaligus memberikan solusi dan menanggapi atas fenomena El Nino Ekstrim saat ini,” tutur Kolonel Adm Janaidi di Gedung Serbaguna Kecamatan Long Ikis, Rabu (2/9/2026).

Antusias masyarakat terlihat cukup tinggi terhadap penyuluhan ini. Berbagai pertanyaan dilontarkan masyarakat yang hadir. Salah satunya, peran masyarakat dalam menyikapi karhutla di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

Kolonel Adm Janaidi menyebut peran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitarnya sangatlah penting. Saling mengawasi, saling menjaga, dan saling membantu, segera melapor ke petugas jika ada indikasi titik api.

“Semak belukar maupun rumput kering tidak akan terbakar karena faktor alam. Kita perlu bersinergi untuk menyikapi fenomena saat ini. Peran masyarakat begitu penting. Dampak negatif karhutla dirasakan semua orang,” tuturnya.

Dengan begitu, Tim Mabes TNI beserta Pasis Dikreg Sesko TNI secara khusus mengimbau masyarakat untuk memahami kondisi saat ini, menyikapinya dengan bijaksana demi kebaikan bersama.

Pada kesempatan itu, Tim Penyuluhan Mabes TNI bersama Pasis Sesko TNI juga mengecek posko karhutla di Kecamatan Long Ikis. Sekaligus membagikan masker dan obat-obatan untuk menjaga kesehatan personel gabungan karhutla.

"Saya apresiasi seluruh personel gabungan di Long Ikis yang bekerja keras memadamkan karhutla dan terus bergerak untuk mensosialisasikan bahaya karhutla,” ucap Kolonel Adm Janaidi.