Reporter : Herdiansyah l Editor : Buniyamin
SAMARINDA - Upaya menjaga harga kebutuhan pokok agar tetap terjangkau terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kaltim.
Salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyasar kebutuhan pangan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah.
Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Fahmi Himawan mengatakan GPM merupakan langkah konkret pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan di tengah masyarakat.
Menurut Fahmi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memastikan sejumlah komoditas pangan unggulan tetap tersedia dan dapat dibeli masyarakat dengan harga yang tidak membebani daya beli.
“Untuk harga, produk yang dijual dalam kegiatan pangan murah mengikuti ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai dengan komoditas yang telah ditetapkan,” kata Fahmi.
Ia menjelaskan, dengan pangan murah masyarakat mampu dapat kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah atau lebih terjangkau dibandingkan harga yang berlaku di pasaran.
"Gerakan pangan sebenarnya untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kemampuan masyarakat agar kebutuhan sehari-hari bisa mereka penuhi," tegasnya.
Pemprov Kaltim pun berharap gerakan pangan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi dinamika harga komoditas pangan yang berpotensi memengaruhi inflasi.


