Banner ADV

Pos Segah Riverside Disiapkan Jadi Pusat Pengawasan dan Informasi Wisata

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pos jaga Tepian Segah. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Pos jaga Tepian Segah. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Pos Segah Riverside Disiapkan Jadi Pusat Pengawasan dan Informasi Wisata

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pos jaga Tepian Segah. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Pos jaga Tepian Segah. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Pos Segah Riverside Disiapkan Jadi Pusat Pengawasan dan Informasi Wisata

Pos jaga Tepian Segah. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan

TANJUNG REDEB – Bangunan Pos Jaga Tepian Segah atau Pos Segah Riverside yang menelan anggaran Rp249,9 juta mulai diarahkan untuk benar-benar beroperasi. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kini menyiapkan pola penjagaan sekaligus pembagian tugas antar OPD agar fasilitas yang rampung dibangun pada Desember 2025 itu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pengaktifan pos tersebut menjadi perhatian setelah fasilitas selesai dibangun namun belum langsung digunakan secara optimal. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau kemudian mendorong agar keberadaan pos tidak berhenti sebagai bangunan fisik, melainkan menjadi bagian dari sistem pengawasan dan pengelolaan kawasan Tepian Segah.

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan pengelolaan Pos Segah Riverside telah dibahas bersama sejumlah perangkat daerah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembagian kewenangan, terutama antara Disbudpar, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Disbudpar akan menangani pencatatan aset, sedangkan pemanfaatan pos akan melibatkan OPD yang memiliki kewenangan terhadap lalu lintas, parkir, ketertiban, dan keamanan. Pemerintah juga akan melibatkan unsur kelurahan dan kecamatan untuk mendukung pengawasan di kawasan tersebut.

Pola penjagaan nantinya disesuaikan dengan aktivitas masyarakat. Pengawasan diperkirakan akan diperkuat pada sore hingga malam hari ketika kawasan Tepian Segah mulai dipadati pengunjung dan aktivitas kuliner meningkat.

Dishub akan lebih diarahkan untuk membantu pengaturan lalu lintas serta parkir. Sementara Satpol PP akan memperkuat pengawasan terhadap ketertiban umum, khususnya ketika aktivitas masyarakat meningkat pada malam hari.

Menurut Yudha, kejelasan pola penjagaan juga penting karena pengoperasian pos membutuhkan dukungan fasilitas dasar. Kebutuhan seperti listrik, air, perlengkapan penjagaan hingga fasilitas bagi petugas menjadi bagian yang harus disiapkan agar operasional dapat berjalan secara berkelanjutan.

Selain fungsi pengawasan, Pemkab Berau juga menyiapkan rencana untuk mengembangkan Pos Segah Riverside sebagai pusat informasi pariwisata.

“Nantinya, masyarakat maupun wisatawan dapat memperoleh informasi mengenai berbagai destinasi wisata yang ada di Berau," ujar Yudha.

Namun, rencana pengembangan tersebut tidak akan dilakukan sekaligus. Pemerintah terlebih dahulu memprioritaskan pengoperasian pos dan memastikan sistem penjagaan berjalan. Setelah kebutuhan dasar terpenuhi, fungsi informasi wisata akan dikembangkan secara bertahap.

“Pos ini juga diharapkan dapat mencegah berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu kenyamanan pengunjung,” ucapnya.

Kata Yudha, jika nantinya ditemukan gangguan ketertiban maupun aktivitas yang melanggar aturan, keberadaan petugas di lokasi diharapkan memungkinkan penanganan dilakukan lebih cepat.

Yudha menargetkan pembagian jadwal petugas dapat disusun dalam waktu satu hingga dua pekan. Setelah sistem tersebut berjalan, pemerintah akan mengevaluasi kebutuhan tambahan untuk menunjang aktivitas petugas di lapangan.

Dengan nilai pembangunan mencapai Rp249,9 juta, tantangan Pos Segah Riverside kini bukan lagi soal membangun fasilitas, tetapi memastikan aset tersebut benar-benar hidup dan memberikan manfaat. Terlebih Tepian Segah terus berkembang sebagai salah satu ruang publik dan kawasan wisata kuliner di pusat Kabupaten Berau.

Pemkab Berau berharap pengoperasian pos dapat memperkuat rasa aman dan nyaman masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan Tepian Segah sebagai kawasan wisata perkotaan. Dengan demikian, fasilitas yang telah dibangun menggunakan anggaran daerah tersebut tidak menjadi bangunan yang hanya berdiri, tetapi memiliki fungsi yang jelas bagi masyarakat. (Adv)