Truk Hino Rem Blong Tabrak Teras Rumah, Lalu Terguling ke Sungai di Bengalon

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Terlihat mobil truk Hino 10 roda bermuatan koral terguling ke sungai Bengalon Kutai Timur. (Foto: Dok Polres Kutim)
Terlihat mobil truk Hino 10 roda bermuatan koral terguling ke sungai Bengalon Kutai Timur. (Foto: Dok Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Truk Hino Rem Blong Tabrak Teras Rumah, Lalu Terguling ke Sungai di Bengalon

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Terlihat mobil truk Hino 10 roda bermuatan koral terguling ke sungai Bengalon Kutai Timur. (Foto: Dok Polres Kutim)
Terlihat mobil truk Hino 10 roda bermuatan koral terguling ke sungai Bengalon Kutai Timur. (Foto: Dok Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Truk Hino Rem Blong Tabrak Teras Rumah, Lalu Terguling ke Sungai di Bengalon

Terlihat mobil truk Hino 10 roda bermuatan koral terguling ke sungai Bengalon Kutai Timur. (Foto: Dok Polres Kutim)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan

SANGATTA – Sebuah truk Hino 10 roda bermuatan koral terguling ke sungai setelah diduga mengalami rem blong di kawasan Jembatan Narut, RT 16, Dusun Sekurau Baru, Desa Persiapan Sekurau Atas, Kecamatan Bengalon, Kutim, Rabu (2/9/2026).

Sebelum terguling, truk bernomor polisi DA 8945 KK tersebut sempat menghantam teras rumah warga. Dua orang yang berada di dalam kendaraan mengalami luka ringan dalam kecelakaan itu.

Kasat Lantas Polres Kutim, AKP Rezky Nur Harismeihendra mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.00 WITA. Saat itu, truk melaju dari arah Kaliorang menuju Bengalon dengan membawa muatan koral.

“Berdasarkan hasil penanganan awal di lokasi, kendaraan tersebut mengalami rem blong sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan. Kendaraan kemudian menabrak teras rumah warga dan terguling masuk ke sungai,” kata Rezky, Kamis (3/9/2026).

Pengemudi berinisial MI mengalami keseleo pada bagian pinggang. Sementara penumpang berinisial SA mengalami luka lecet pada pelipis sebelah kanan dan bagian kaki.

“Untuk korban jiwa nihil. Dua orang mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan,” ujarnya.

Menurut Rezky, kondisi jalan di sekitar lokasi juga menjadi perhatian karena memiliki karakteristik menikung dan menurun. 

Kondisi tersebut dinilai membutuhkan kewaspadaan lebih, khususnya bagi kendaraan angkutan berat.

Polisi mengimbau pengemudi memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum beroperasi, terutama pada komponen yang berkaitan dengan keselamatan seperti sistem pengereman.

Akibat kecelakaan tersebut, truk mengalami kerusakan pada bagian kepala dan bak. Kepala truk penyok, sedangkan bagian bak dilaporkan patah.

Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Rezky kembali mengingatkan pengemudi agar menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan tidak memaksakan kendaraan beroperasi apabila terdapat gangguan teknis.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan jangan memaksakan kendaraan beroperasi apabila ditemukan gangguan teknis,” pungkasnya.