Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan
BALIKPAPAN - Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo memprediksi Kota Balikpapan berpeluang meraih penghargaan pada kategori pengelolaan sampah dan lingkungan asri dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Penghargaan tersebut akan diberikan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Kalimantan yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Platinum Hotel Balikpapan, Kamis (3/9/2026) malam ini.
Dalam ajang tersebut terdapat empat kategori penghargaan, yakni pengelolaan sampah dan lingkungan asri, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, akses dan kualitas layanan kesehatan, serta implementasi Program Tiga Juta Rumah.
Bagus Susetyo mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan tidak menjalankan program semata-mata untuk mengejar penghargaan dari pemerintah pusat.
Menurutnya, seluruh program tetap mengacu pada visi dan misi wali kota dan wakil wali kota.
"Kita ini sebenarnya, apapun bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap pemerintah kota, kita tidak mengacu hal tersebut. Kita melaksanakan kegiatan yang sesuai visi-misi wali kota dan wakil wali kota," kata Bagus.
Ia menyebut Balikpapan sebelumnya telah mendapat apresiasi positif terkait pengelolaan sampah dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) maupun Kementerian Lingkungan Hidup.
Selain pengelolaan sampah, Bagus menyebut sejumlah program di bidang kesehatan dan pendidikan yang telah dijalankan Pemkot Balikpapan.
Di bidang kesehatan, Pemkot Balikpapan memberikan bantuan BPJS Kesehatan Kelas III gratis bagi warga yang tidak memiliki upah.
Program tersebut, kata dia, telah berjalan sekitar lima tahun dengan anggaran yang mencapai Rp96 miliar.
"Untuk kepentingan masyarakat Kota Balikpapan," ujarnya.
Sementara di bidang pendidikan, Pemkot Balikpapan menargetkan pembangunan dua hingga tiga unit sekolah SD dan SMP setiap tahun.
Kebijakan tersebut dilakukan untuk mengejar kebutuhan daya tampung siswa agar lulusan SD dan SMP dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Pemkot Balikpapan juga memberikan subsidi kepada 15 SMP swasta untuk membantu pembayaran biaya pendidikan siswa.
"Kita juga memberikan pemeriksaan gratis bagi lansia di setiap puskesmas. Itu salah satu bentuk pelayanan kesehatan," katanya.
Menurut Bagus, berbagai program tersebut merupakan bagian dari sembilan program kerja yang menjadi tugas pemerintah kota dan dijabarkan melalui program masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Program tersebut di antaranya transformasi birokrasi, penanganan banjir, pelayanan air bersih, serta peningkatan ekonomi kreatif.
Ketika ditanya kategori yang paling berpeluang dimenangkan Balikpapan, Bagus memperkirakan pengelolaan sampah dan lingkungan asri menjadi kategori yang paling potensial.
"Paling tidak pelayanan pengolahan sampah itu kayaknya kita mendapatkan itu. Kalau yang lain, ya fifty-fifty lah," katanya.
Bagus mengaku belum mengetahui secara pasti metode penilaian yang digunakan dalam penghargaan tersebut.
Namun, ia berharap hasil penghargaan dapat menjadi motivasi bagi jajaran Pemkot Balikpapan untuk meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat.
"Kita berharap ada penghargaan yang baik terhadap kota ini, sehingga ini akan meningkatkan kinerja, meningkatkan kedisiplinan teman-teman di OPD, dari mulai P3K, pelaksana, staf, kepala OPD, itu tetap mempunyai moto untuk melayani yang terbaik terhadap masyarakat," pungkasnya.


