PDAM di Sejumlah Wilayah Tenggarong Sempat Mati, Perumda Tirta Mahakam Ungkap Penyebabnya!

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Direktur Perumda Tirta Mahakam, Suparno (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Direktur Perumda Tirta Mahakam, Suparno (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

PDAM di Sejumlah Wilayah Tenggarong Sempat Mati, Perumda Tirta Mahakam Ungkap Penyebabnya!

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Direktur Perumda Tirta Mahakam, Suparno (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Direktur Perumda Tirta Mahakam, Suparno (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

PDAM di Sejumlah Wilayah Tenggarong Sempat Mati, Perumda Tirta Mahakam Ungkap Penyebabnya!

Direktur Perumda Tirta Mahakam, Suparno (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin

TENGGARONG - Perumda Tirta Mahakam memastikan gangguan distribusi air bersih yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Tenggarong beberapa waktu lalu bukan disebabkan oleh kekurangan air baku.

Direktur Perumda Tirta Mahakam, Suparno menjelaskan, gangguan tersebut terjadi karena adanya kegiatan pemeliharaan atau maintenance rutin pada jaringan distribusi air bersih.

Menurutnya, salah satu wilayah yang terdampak berada di kawasan Mangkuraja, Kelurahan Loa Ipuh.

Perbaikan dilakukan dengan mengganti sejumlah komponen pada jaringan perpipaan untuk memastikan aliran air kembali berjalan optimal.

“Ada beberapa alat kita yang kita ganti, terutama wilayahnya Mangkuraja ya, Kelurahan Loa Ipuh,” ujar Suparno. Kamis (3/9/2026)

Ia menegaskan, gangguan distribusi tersebut tidak berkaitan dengan ketersediaan air baku. Perumda Tirta Mahakam masih memiliki ketersediaan air baku, tapi perbaikan jaringan perlu dilakukan secara berkala untuk menjaga kelancaran distribusi.

“Bukan karena kekurangan air baku, tapi karena memang ada maintenance yang rutin kita lakukan,” jelasnya.

Suparno mengatakan dalam proses pemeliharaan tersebut terdapat sejumlah komponen jaringan yang perlu diganti.

Langkah tersebut dilakukan agar kontribusi dan aliran air menuju wilayah pelanggan dapat kembali lancar.

“Ada beberapa penggantian get palem yang ke arah sana, sehingga kontribusi air kita bisa lancar kembali,” katanya.

Di tengah kondisi cuaca yang masih belum menentu dan potensi keterbatasan air, Suparno juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengantisipasi kebutuhan air bersih di rumah.

Ia menyarankan pelanggan menampung air bersih sebagai persediaan serta menggunakan air secara hemat.

“Iya, tapi ya kami sarankan supaya nanti ya menampunglah air bersih, ya kan, kita udah tahu proyeksi hujan sampai kapan, ini yang kita selalu antisipasi, berhemat dalam menggunakan air bersih dan menampung,” pungkasnya.