Reporter : Muhammad Luthfi | Editor : Buniyamin
TANA PASER - Fenomena El Nino Ekstrim 2026 mengakibatkan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) membuat kualitas udara semakin memburuk.
Seperti yang terjadi di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim). Per 3 September 2026, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Paser menyentuh angka 60.
Ini memicu keperimanusian Anggota Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) Kabupaten Paser. Berinisiatif dan bergerak untuk membagikan ribuan masker bagi masyarakat.
Pembagian masker berlangsung di depan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Semumun, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Tanah Grogot, Jumat (4/9/2026) sore.
Ketua TKCI Paser, Joko Santoso mengatakan, meski belum terbilang berbahaya, namun kondisi udara saat ini cukup memprihatinkan dan perlu upaya untuk menjaga kesehatan tubuh
“Nilai ISPU di Paser 60, kualitas udara masuk dalam kategori sedang. Kami inisiatif membagi masker untuk masyarakat, supaya bisa terhindar dari gangguan pernapasan,” kata Joko.
Dalam kondisi saat ini, menjaga kesehatan tubuh sangat penting. Disaat kondisi tubuh melemah, membuat tubuh lebih gampang terjangkit penyakit, khususnya sistem pernapasan tubuh.
Menggunakan masker dalam menjalani aktivitas sehari-hari dalam kondisi saat ini, merupakan langkah awal yang baik untuk mencegah terjadinya gangguan pernapasan.
“Menggunakan masker saat ini merupakan hal yang penting, untuk menyaring udara yang masuk kedalam tubuh, dan membuat metabolisme tubuh tetap stabil,” tutur Joko.
Dirinya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli dan saling menjaga, agar keberlangsungan kehidupan masyarakat bisa berjalan dengan baik.
Ketua TKCI Paser juga mengimbau masyarakat untuk menyikapi kondisi saat ini dengan bijak. Serta tidak memanfaatkan kondisi saat ini untuk kepentingan pribadi, tidak membakar lahan dengan sengaja.
“Cukuplah sudah, jangan lagi buka lahan dengan cara dibakar yang hanya menguntungkan pribadi. Tapi dampaknya negatifnya dirasakan semua orang,” ucap Joko mengakhiri.


