Kebakaran di Pesut Tenggarong, Dua Rumah Terbakar, Satu Bangunan Terdampak

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kebakaran hebat melanda rumah di jala pesut tenggarong (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Kebakaran hebat melanda rumah di jala pesut tenggarong (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kebakaran di Pesut Tenggarong, Dua Rumah Terbakar, Satu Bangunan Terdampak

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kebakaran hebat melanda rumah di jala pesut tenggarong (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Kebakaran hebat melanda rumah di jala pesut tenggarong (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kebakaran di Pesut Tenggarong, Dua Rumah Terbakar, Satu Bangunan Terdampak

Kebakaran hebat melanda rumah di jala pesut tenggarong (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin

‎TENGGARONG - Kebakaran terjadi di RT 13 Jalan Pesut, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 19.15 Wita.

‎Dalam kejadian tersebut, dua rumah dilaporkan terbakar dan satu bangunan lainnya terdampak. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar bersama relawan langsung melakukan penanganan di lokasi.

‎Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani mengatakan kondisi bangunan yang cukup kompleks dan sebagian merupakan bangunan lama menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman. Tapi, api berhasil dikuasai sehingga tidak merembet lebih luas.

‎“Alhamdulillah dengan kondisi bangunan yang kompleks dan bangunan tua, kita bisa menguasainya,” ujar Fida.

‎Ia mengungkapkan, keterbatasan pasokan air juga sempat menjadi kendala petugas di lapangan.

‎Kapasitas tangki air yang digunakan sekitar 20 ribu liter bahkan sempat habis saat proses pemadaman berlangsung. “Terasa betul kalau unit kita kurang. Tadi sempat habis air, tapi alhamdulillah begitu air habis, api sudah dapat dikuasai,” jelasnya.

‎Fida mengaku berdasarkan pemeriksaan sementara, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, baik petugas, relawan maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi dilaporkan dalam kondisi aman.

‎“Informasi terakhir tidak ada korban. Saya tadi juga mengecek ambulans, tidak ada yang terkena luka maupun pingsan. Tidak ada laporan juga,” katanya.

‎Mengantisipasi kejadian serupa, Fida mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Kondisi yang kering membuat api lebih cepat menyebar apabila terjadi kebakaran.

‎Ia meminta masyarakat rutin memeriksa sumber-sumber yang berpotensi memicu kebakaran, terutama instalasi listrik, colokan, kompor, dan tabung gas.

‎“Musim kemarau itu pasti meningkatkan risiko terjadinya musibah kebakaran karena kondisi kita kering. Jadi masyarakat harus lebih hati-hati, terutama rumah tangga. Kompor, listrik dan sebagainya jangan lalai, selalu diperiksa,” imbaunya.

‎Menurutnya, masyarakat juga tidak perlu ragu menghubungi petugas pemadam apabila menemukan kondisi yang mencurigakan, termasuk terkait instalasi listrik maupun tabung gas.

‎“Kalau masih ragu, lapor ke Damkar. Banyak masyarakat yang menelepon kami untuk memastikan apakah tabung gasnya aman atau tidak. Daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kami membuka diri untuk membantu,” pungkasnya.

‎Sementara itu, dugaan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.