150 Meter Kawasan Sungai di Teras Samarinda II Mulai Dibersihkan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pembersihan sampah di kawasan Teras Samarinda II, Sabtu (5/9/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Pembersihan sampah di kawasan Teras Samarinda II, Sabtu (5/9/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

150 Meter Kawasan Sungai di Teras Samarinda II Mulai Dibersihkan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pembersihan sampah di kawasan Teras Samarinda II, Sabtu (5/9/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Pembersihan sampah di kawasan Teras Samarinda II, Sabtu (5/9/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

150 Meter Kawasan Sungai di Teras Samarinda II Mulai Dibersihkan

Pembersihan sampah di kawasan Teras Samarinda II, Sabtu (5/9/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Buniyamin

SAMARINDA - Pembersihan tumpukan sampah di kawasan Teras Samarinda tahap II mulai dilakukan, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut menyasar sampah yang menumpuk di sisi Sungai Mahakam, khususnya di sekitar halte.

Sekitar 18 personel Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda dikerahkan dalam kegiatan tersebut. Plt Kepala DLH Kota Samarinda, Suwarso mengatakan mengerahkan dua unit perahu besar dan tiga unit speed untuk mengangkat sampah dari sungai.

Sampah yang diangkat meliputi plastik, gulma, hingga potongan kayu berukuran kecil. Sementara untuk kayu berukuran besar, petugas menggunakan alat pemotong kayu untuk memotongnya secara bertahap sebelum dinaikkan ke perahu.

“Hari ini kita angkat sampah, baik plastik, gulma, dan kayu-kayu kecil. Untuk kayu besar kita gunakan senso, secara bertahap kita potong dan naikkan,” ujar Suwarso.

Pembersihan tersebut dilakukan hingga sekitar pukul 11.00 WITA. Adapun area yang menjadi fokus awal berada di sekitar halte dengan panjang sekitar 150 meter. Sampah yang telah diangkat selanjutnya dibawa dan dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Suwarso menyebut, kegiatan pembersihan akan dilakukan secara rutin setiap hari, kecuali Sabtu dan Minggu apabila terdapat kegiatan atau acara komunitas pungut sampah di lokasi lain.

Pada hari tersebut, personel DLH akan difokuskan untuk mendukung kegiatan komunitas, akademisi, maupun kelompok masyarakat yang melakukan aksi bersih-bersih. “Di hari lain, kita fokuskan ke sini semua,” jelasnya.

Selain itu, proses pembersihan akan menyesuaikan kondisi pasang surut air. Ketika air mulai pasang, perahu dapat lebih mudah mendekati titik-titik tumpukan sampah yang sulit dijangkau.

Kegiatan ini merupakan arahan langsung dari Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Sebelum Teras Samarinda tahap II diresmikan, pembersihan sampah di kawasan sungai tersebut telah menjadi pembahasan. 

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda juga telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) terkait hal tersebut. Hasilnya, diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp800 juta untuk pembersihan dan pengerukan sedimentasi.

Namun, di tengah keterbatasan fiskal saat ini, Pemkot Samarinda mengambil jalan pembersihan dengan cara bergotong-royong “Pasti kita kerjakan secara rutin,” pungkasnya.