Diskominfo Kaltim Ajak Warga Cegah Karhutla, Laporkan Jika Melihat Ada Potensi Titik Api

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kondisi udara di kota Samarinda terlihat adanya asap akibat kebakaran hutan di beberapa titik di kaltim. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)
Kondisi udara di kota Samarinda terlihat adanya asap akibat kebakaran hutan di beberapa titik di kaltim. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Diskominfo Kaltim Ajak Warga Cegah Karhutla, Laporkan Jika Melihat Ada Potensi Titik Api

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kondisi udara di kota Samarinda terlihat adanya asap akibat kebakaran hutan di beberapa titik di kaltim. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)
Kondisi udara di kota Samarinda terlihat adanya asap akibat kebakaran hutan di beberapa titik di kaltim. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Diskominfo Kaltim Ajak Warga Cegah Karhutla, Laporkan Jika Melihat Ada Potensi Titik Api

Kondisi udara di kota Samarinda terlihat adanya asap akibat kebakaran hutan di beberapa titik di kaltim. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Reporter: Herdiansyah l Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA - Pemprov Kaltim terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Ririn Sari Dewi, mengingatkan bahwa hutan memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat dan keberlangsungan lingkungan.

“Hutan adalah rumah kita. Udara yang kita hirup, air yang kita gunakan, dan kehidupan yang tumbuh di dalamnya adalah bagian dari masa depan yang kita wariskan,” tegas Ririn.

Menurutnya, upaya mencegah karhutla dapat dimulai dari lingkungan masing-masing. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar.

Ia juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan asap, titik api, maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Jangan membakar sampah atau lahan, dan segera laporkan jika melihat asap atau potensi titik api melalui hotline yang tersedia,” pesannya.

Ririn menekankan, pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh masyarakat.

“Mari saling mengingatkan, saling menjaga, dan ikut mencegah kebakaran hutan dan lahan sejak dari lingkungan kita. Karena satu kepedulian kecil hari ini, bisa menyelamatkan banyak kehidupan esok hari,” pungkasnya.