DPRD Apresiasi KKP Tetapkan Dua Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di PPU

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Tambatan kapal nelayan di Muara Sungai Tunan, Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Tambatan kapal nelayan di Muara Sungai Tunan, Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

DPRD Apresiasi KKP Tetapkan Dua Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di PPU

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Tambatan kapal nelayan di Muara Sungai Tunan, Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Tambatan kapal nelayan di Muara Sungai Tunan, Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

DPRD Apresiasi KKP Tetapkan Dua Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di PPU

Tambatan kapal nelayan di Muara Sungai Tunan, Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan 

PENAJAM - Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU) mengapresiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang telah menetapkan dua lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Benuo Taka. 

Kedua titik pembangunan KNPM yakni di Kelurahan Nenang dan Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam. 

“Kami mengapresiasi penetapan lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di PPU,” kata Sekretaris Komisi II DPRD PPU, Jamaluddin, Selasa (8/9/2026). 

Pemerintah pusat mengucurkan anggaran sebesar Rp14 untuk pembangunan KNMP di PPU. Anggaran sebesar ini meliputi KNMP Kelurahan Nenang sebesar Rp6 miliar dan KNMP Kelurahan Tanjung Tengah Rp8 miliar. 

Pembangunan KNMP di PPU akan direalisasikan pemerintah pusat di tahun ini. 

“Kampung Nelayan Merah Putih ini akan dilengkapi fasilitas tempat pelelangan ikan, tambatan kapal nelayan, pabrik es, ruang penampungan ikan hingga stasiun pengisian bahan bakar minyak khusus nelayan,” ujarnya. 

Jamaluddin menyatakan, program pembangunan kampung nelayan yang digagas pemerintah pusat untuk menumbuhkan perekonomian serta menstimulasi peningkatan produksi ikan tangkap nelayan. 

“Kalau kampung nelayan ini dibangun dan dikelola dengan baik, maka dampak ekonominya terhadap masyarakat nelayan sangat besar,” terangnya. 

Jamaluddin mengingatkan pemerintah daerah agar memberikan edukasi dan pembinaan berkelanjutan agar nelayan dapat memanfaatkan keberadaan KNMP. 

“Selama ini nelayan kita masih menganut pola tradisional, ini tantangan bagi pemerintah daerah bagaimana caranya membawa nelayan ke arah modern, baik dari pemanfaatan kampung nelayan hingga pengelolaan hasil tangkap yang dapat memberikan nilai tambah,” pungkasnya.