Pajak Bertutur 2026 Hadir di Sebatik, KP2KP Nunukan Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Sekolah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Giat Pelajar Bertutur di SMKN 1 Sebatik (Foto: KP2KP Nunukan)
Giat Pelajar Bertutur di SMKN 1 Sebatik (Foto: KP2KP Nunukan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pajak Bertutur 2026 Hadir di Sebatik, KP2KP Nunukan Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Sekolah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Giat Pelajar Bertutur di SMKN 1 Sebatik (Foto: KP2KP Nunukan)
Giat Pelajar Bertutur di SMKN 1 Sebatik (Foto: KP2KP Nunukan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pajak Bertutur 2026 Hadir di Sebatik, KP2KP Nunukan Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Sekolah

Giat Pelajar Bertutur di SMKN 1 Sebatik (Foto: KP2KP Nunukan)

‎Reporter: Diansyah | Editor: Buniyamin

‎NUNUKAN – Edukasi mengenai perpajakan menyasar kalangan pelajar di wilayah perbatasan melalui kegiatan Pajak Bertutur 2026 yang digelar Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Nunukan di SMKN 1 Sebatik Barat.

‎Kegiatan yang mengusung tema “Pajak Kita, Energi Generasi Juara” tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran pajak sejak usia sekolah.

‎Kepala KP2KP Nunukan, Mohammad Irfan mengatakan pengenalan pajak kepada pelajar penting dilakukan sebagai langkah awal membangun kesadaran generasi muda mengenai peran pajak bagi negara.

‎Menurutnya, pajak tidak hanya berkaitan dengan kewajiban masyarakat kepada negara, tetapi memiliki peran penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan penyelenggaraan pelayanan publik.

‎“Pajak merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang digunakan untuk mendukung pembangunan dan berbagai kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemahaman mengenai pajak perlu dikenalkan sejak dini,” ujar Irfan.

‎Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai pengertian pajak, manfaat pajak, serta keterkaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan dengan pendekatan yang interaktif agar lebih mudah dipahami oleh peserta didik.

‎Irfan menjelaskan, manfaat pajak dapat dirasakan masyarakat melalui berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, hingga pelayanan publik.

‎Untuk itu, edukasi perpajakan kepada pelajar tidak hanya bertujuan memperkenalkan konsep pajak, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab dan kepedulian terhadap pembangunan.

‎“Harapannya, dari kegiatan ini tumbuh generasi muda yang memiliki integritas, memahami kewajibannya sebagai warga negara, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan Indonesia,” katanya.

‎Pelaksanaan Pajak Bertutur di Sebatik juga memiliki nilai strategis. Sebagai wilayah perbatasan Indonesia yang berhadapan langsung dengan Malaysia, Sebatik menjadi salah satu kawasan penting dalam upaya memperkuat kesadaran kebangsaan, termasuk kesadaran untuk berkontribusi terhadap pembangunan melalui pajak.

‎KP2KP Nunukan bersama SMKN 1 Sebatik Barat berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman yang berkelanjutan kepada para siswa. Kesadaran pajak dinilai perlu dibangun secara bertahap dan dimulai dari lingkungan pendidikan.

‎“Sehari mengenal pajak diharapkan menjadi awal untuk membangun kesadaran dalam jangka panjang. Dari generasi muda inilah kita menyiapkan calon-calon penerus bangsa yang berprestasi sekaligus memiliki kesadaran untuk berkontribusi bagi Indonesia,” pungkas Irfan.