Peserta Sespimmen Polri Bawa Bantuan untuk Korban Kebakaran Kampung Merasa, 50 Warga Terima Rp10 Juta

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Penyerahan bantuan untuk korban kebakaran di Kampung Merasa. (Foto: Humas Polres)
Penyerahan bantuan untuk korban kebakaran di Kampung Merasa. (Foto: Humas Polres)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Peserta Sespimmen Polri Bawa Bantuan untuk Korban Kebakaran Kampung Merasa, 50 Warga Terima Rp10 Juta

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Penyerahan bantuan untuk korban kebakaran di Kampung Merasa. (Foto: Humas Polres)
Penyerahan bantuan untuk korban kebakaran di Kampung Merasa. (Foto: Humas Polres)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Peserta Sespimmen Polri Bawa Bantuan untuk Korban Kebakaran Kampung Merasa, 50 Warga Terima Rp10 Juta

Penyerahan bantuan untuk korban kebakaran di Kampung Merasa. (Foto: Humas Polres)

Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin

TANJUNG REDEB – Kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Kuliah Kerja Profesi (KKP) Peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-67 2026 di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau.

Sebanyak 50 warga yang kebun kakaonya terdampak musibah kebakaran mendapat bantuan uang tunai masing-masing Rp10 juta. Bantuan tersebut disalurkan Tim Deputi Utusan Khusus Presiden yang bersumber dari Staf Khusus Presiden, Raffi Ahmad.

Tak hanya bantuan tunai, peserta Sespimmen juga membagikan 50 paket sembako kepada warga. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang masih menghadapi dampak dari musibah kebakaran.

Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi mengatakan kehadiran peserta Sespimmen di Kampung Merasa tidak sebatas menjalankan agenda akademik.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan lingkungan yang terdampak.“KKP ini bukan sekadar kunjungan, tetapi juga bentuk kepedulian Polri bersama pemerintah kepada masyarakat,” ujar Suradi.

Rangkaian kegiatan turut didampingi Wakil Bupati Berau, Gamalis, jajaran Muspika Kecamatan Kelay dan Tim Deputi Utusan Khusus Presiden.

Selain menemui warga terdampak, rombongan yang terdiri dari perwira pendamping dan 10 peserta Serdik Sespimmen tersebut juga menyambangi Conservation Action Network (CAN) Borneo.

Di lokasi itu, mereka melihat langsung fasilitas rehabilitasi satwa Long Sam. Dukungan juga diberikan kepada para pelestari lingkungan melalui bantuan nutrisi berupa buah, telur dan susu untuk kebutuhan satwa yang berada dalam rehabilitasi.

Perhatian terhadap persoalan lingkungan kemudian dilanjutkan dengan meninjau kawasan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar area pemakaman Kampung Merasa.

Untuk mendukung penanganan karhutla di tingkat kampung, peserta Sespimmen menyerahkan dana operasional sebesar Rp30 juta. Bantuan tersebut diterima langsung Kepala Kampung Merasa, Julita.

Suradi berharap bantuan yang diberikan melalui rangkaian KKP Sespimmen ke-67 dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya menjaga lingkungan di Kabupaten Berau.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban warga yang terdampak musibah dan ikut mendukung pelestarian lingkungan di Berau,” katanya.