Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan
TENGGARONG - Panitia penyelenggara Erau 2026 terus mematangkan persiapan pelaksanaan festival budaya tahunan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Empat lokasi disiapkan sebagai venue utama untuk rangkaian kegiatan Erau tahun ini.
Juru Bicara Sultan Kutai Kartanegara, Pangeran Notonegoro Heriansyah, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar itu mengatakan empat lokasi tersebut memiliki fungsi berbeda dalam pelaksanaan Erau 2026.
“Persiapan Erau terus kita matangkan, terutama kita ada empat venue nanti yang akan kita siapkan,” kata Heriansyah. Kamis (10/9/2026)
Ia menjelaskan, Stadion menjadi lokasi pelaksanaan seremoni utama. Sementara kegiatan yang bersifat sakral akan dipusatkan di Keraton Kutai Kartanegara atau Museum Mulawarman.
Kemudian, pentas seni budaya akan digelar di depan Kedaton. Lokasi tersebut juga akan menjadi ruang bagi komunitas-komunitas budaya untuk menampilkan berbagai kesenian dan kebudayaan.
“Sekaligus itu juga menjadi ikon kita, menjadi identitas kita. Bahwa sudah selama 74 tahun Ayahanda Sultan kemarin sudah ditetapkan sebagai wilayah budaya. Oleh karena itu, itu harus kita isi dengan seni budaya,” ujarnya.
Venue keempat berada di Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana. Lokasi tersebut turut menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan Erau 2026.
Heriansyah menyebut, persiapan di Keraton saat ini sudah hampir rampung. Sejumlah perlengkapan untuk rangkaian prosesi sakral telah disiapkan, termasuk tangga naga, naga, hingga seraput belian.
“Kalau di Keraton itu sudah siap. Sudah disiapkan tangga naganya, kemudian naganya sudah ada, seraput beliannya sudah ada, kemudian pentas di depan Keraton juga sudah disiapkan,” jelasnya.
Dengan waktu persiapan yang tersisa sekitar 10 hari menjelang pembukaan, panitia kini fokus melakukan penyelesaian akhir di sejumlah lokasi.
“Mudah-mudahan di sisa waktu yang ada ini tinggal finishing saja lagi yang nanti akan kita selesaikan,” katanya.
Ia menegaskan, persiapan Erau 2026 dilakukan secara maraton, baik untuk kegiatan seremonial maupun seluruh rangkaian acara pendukung.
“Insya Allah persiapannya terus ini, maraton kita lakukan, yaitu persiapan acara seremonial maupun acara lainnya,” pungkasnya.


