Kukar Terima 11 Unit Pompa Air untuk Atasi Karhutla dan Kekeringan Lahan Pertanian

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Penyerahan paket peralatan mesin pompa air berlangsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Penyerahan paket peralatan mesin pompa air berlangsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kukar Terima 11 Unit Pompa Air untuk Atasi Karhutla dan Kekeringan Lahan Pertanian

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Penyerahan paket peralatan mesin pompa air berlangsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)
Penyerahan paket peralatan mesin pompa air berlangsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kukar Terima 11 Unit Pompa Air untuk Atasi Karhutla dan Kekeringan Lahan Pertanian

Penyerahan paket peralatan mesin pompa air berlangsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar (Foto: Aswin/pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin

TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menerima bantuan 11 unit mesin pompa air untuk mendukung penanganan kekeringan di lahan pertanian, sekaligus mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penyerahan paket peralatan mesin pompa air tersebut berlangsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Jumat (11/9/2026)

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan bantuan tersebut merupakan dukungan dari Kementerian Pertanian yang disalurkan melalui TNI kepada BPBD Kalimantan Timur (Kaltim), sebelum diteruskan kepada BPBD Kukar.

“Kita mendapatkan pompa sebanyak 11 unit,” kata Aulia.

Menurutnya, keberadaan pompa air tersebut akan dimanfaatkan untuk dua kebutuhan utama. 

Dalam jangka pendek, pompa akan dioptimalkan untuk membantu penanganan karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kukar serta mengatasi kekeringan.

Sementara jangka panjang, peralatan tersebut akan mendukung sistem pengairan lahan pertanian, khususnya persawahan.

Aulia menyebut Pemkab Kukar telah menyiapkan sejumlah titik yang akan menjadi lokasi distribusi pompa. Bantuan itu kemudian mulai disalurkan ke wilayah-wilayah yang dinilai membutuhkan.

“Untuk jangka pendeknya kita optimalkan untuk penanganan karhutla di sekitar daerah Kukar,” ujarnya.

Ia menilai bantuan tersebut cukup penting mengingat sumber air di Kukar relatif tersedia, tetapi sejumlah lokasi persawahan maupun wilayah rawan karhutla berada cukup jauh dari sumber air.

Kondisi tersebut membuat pompa air dibutuhkan untuk membantu mendistribusikan air ke titik-titik yang memerlukan.

Di sektor pertanian, Aulia mengatakan infrastruktur irigasi di Kukar, baik jaringan primer, sekunder maupun tersier telah mengalami perbaikan di sejumlah ruas. 

Dengan kondisi tersebut, pompa yang diterima dapat dikoneksikan dengan jaringan irigasi yang tersedia.

“Saluran-saluran irigasi primer, sekunder dan tersier kita, alhamdulillah beberapa ruas itu sudah bagus. Sehingga kita tinggal mengoneksikan nanti aliran air dari pompa ini ke saluran irigasi yang kita miliki,” jelasnya.

Menurut Aulia, keberadaan pompa menjadi semakin penting karena sejumlah tanaman padi di Kukar saat ini tengah memasuki fase pertumbuhan.

Bahkan, sebagian tanaman telah memasuki fase bunting dan bersiap menuju masa panen, sehingga pemkab berharap ketersediaan pompa dapat membantu menjaga pasokan air bagi tanaman padi, terutama ketika kondisi cuaca menyebabkan curah hujan rendah dan berpotensi menimbulkan kekeringan.

Tak hanya menghadapi kekeringan, pompa tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan ketika curah hujan tinggi. Pompa tersebut bisa digunakan untuk mengurangi genangan dengan memindahkan air dari titik-titik tertentu menuju tempat penampungan yang lebih besar.

Air tersebut nantinya dapat dialirkan ke embung, void, maupun sungai yang berada di sekitar kawasan persawahan.

“Kita berharap nanti ketika curah hujan tinggi, ini juga bisa mengatasi untuk mendistribusikan air untuk mencegah biar tidak terjadi banjir,” katanya.

Dengan demikian, bantuan 11 unit pompa air tersebut diharapkan tidak hanya menjadi solusi sementara dalam menghadapi karhutla dan kekeringan, tapi juga dapat memperkuat pengelolaan tata air pertanian di Kukar secara berkelanjutan.