Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di PPU Masuki Tahapan Penyusunan Amdal

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Dinsos PPU, Ainie. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Kepala Dinsos PPU, Ainie. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di PPU Masuki Tahapan Penyusunan Amdal

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Dinsos PPU, Ainie. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Kepala Dinsos PPU, Ainie. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di PPU Masuki Tahapan Penyusunan Amdal 

Kepala Dinsos PPU, Ainie. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan 

PENAJAM - Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memasuki tahapan penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). 

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) PPU, Ainie mengatakan, dokumen Amdal Sekolah Rakyat saat ini tengah dalam proses penyusunan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU. 

Dokumen Amdal merupakan salah satu syarat administrasi yang harus dipenuhi pemerintah daerah sebelum memasuki tahapan pembangunan fisik Sekolah Rakyat. 

Syarat administrasi pembangunan Sekolah Rakyat yang belum diselesaikan pemerintah daerah tersisa dokumen Amdal. Sedangkan syarat administrasi lainnya seperti sertifikat lahan seluas 6,7 Hektare (Ha) untuk pembangunan Sekolah Rakyat telah diselesaikan. 

“Beberapa bulan lalu sudah kami selesaikan mulai dari legalitas lahan dan administrasi lainnya, saat ini tinggal menunggu finalisasi dokumen Amdal-nya,” kata Ainie, Jumat (11/9/2026). 

Ainie menyatakan, Pemkab PPU telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengenai perencanaan teknis pembangunan Sekolah Rakyat. Karena, dokumen perencanaan teknis diperlukan untuk menyinkronkan dengan Amdal yang tengah dalam proses penyusunan oleh pemerintah daerah. 

“Saat ini juga tengah menunggu dokumen perencanaan teknis dari Kementerian PU. Pematangan lahan belum bisa dilakukan sebelum ada perencanaan teknisnya,” ujarnya. 

Ainie berharap, dokumen Amdal bisa diselesaikan secepatnya sehingga pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Lawe-Lawe direalisasikan Kementerian PU di tahun ini atau di tahun anggaran 2027. 

Sekolah Rakyat yang meliputi satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang dilengkapi dengan fasilitas asrama. Seluruh kebutuhan anggarannya ditanggung pemerintah pusat. 

“Proyek pembangunan fisik Sekolah Rakyat juga ditangani langsung oleh Kementerian PU,” pungkasnya.