Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan
SANGATTA – Himpunan Pelajar Mahasiswa Kutai Timur (HIPMA-KT) memasuki usia ke-26 tahun. Organisasi tersebut mendorong kader yang menempuh pendidikan di luar daerah untuk kembali dan mengambil peran dalam pembangunan Kabupaten Kutim.
Ketua Umum Pengurus Pusat HIPMA-KT, Theopilus Berada mengatakan, keberadaan organisasi selama 26 tahun tidak lepas dari perjuangan para pendiri dan senior yang membangun HIPMA-KT sejak awal.
“26 tahun ini bukan hanya sekadar angka. Saya ingat bahwa kita tetap solid, kita tetap ada, dan kita tetap terus ada. Harapan kami ke depan HIPMA-KT bisa memberikan kontribusi yang lebih banyak lagi kepada daerah kita,” ujar Theopilus saat perayaan milad di D'Lounge Hotel Royal Victoria.
Theopilus menyebut bahwa HIPMA-KT terus melakukan penguatan organisasi, salah satunya dengan menghidupkan kembali sejumlah cabang.
Cabang Jakarta dan Surabaya menjadi bagian dari revitalisasi tersebut berdasarkan hasil Musyawarah Nasional (Munas) VII di Balikpapan.
Menurutnya, perjalanan HIPMA-KT selama 26 tahun juga tidak terlepas dari peran para pendiri, di antaranya Syaiful, Kasmidi Bulang, Jimmi, serta sejumlah tokoh senior lainnya.
Ia mengatakan kader saat ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan tersebut sekaligus memberi manfaat bagi daerah asal.
“Kami yakinkan bahwa kader kami saat ini, kami harapkan untuk bisa kembali dan mengabdi kepada daerah kita sendiri,” tegasnya.
Selain penguatan cabang, HIPMA-KT juga menyiapkan sejumlah agenda organisasi. Salah satunya pelaksanaan Munas berikutnya di Malang, Jawa Timur, sebagaimana telah disepakati dalam Munas VII.
Di internal organisasi, pengurus pusat akan memperkuat pengkaderan melalui Latihan Kepemimpinan Nasional (LK-N), upgrading, serta pembenahan tata kelola organisasi di sejumlah cabang.
Theopilus juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kutim terhadap mahasiswa, terutama melalui fasilitas asrama dan program beasiswa pendidikan.
Dukungan tersebut dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam membantu mahasiswa Kutim menyelesaikan pendidikan di daerah perantauan.
Sebagai informasi, dengan penguatan organisasi dan jaringan cabang, HIPMA-KT menargetkan kader yang telah menyelesaikan pendidikan dapat kembali ke Kutim dan berkontribusi sesuai bidang masing-masing.
Turut hadir Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, Mantan Wakil Bupati, Kasmidi Bulang, Ketua DPRD Kutim dan puluhan tamu undangan lainnya.


