Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM - Proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sudah masuk proses lelang di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Dua lokasi pembangunan KNMP di PPU tersebut di Kelurahan Nenang dan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam.
Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto mengatakan, proyek pembangunan KNMP di Benuo Taka ditangani langsung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Sedangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) hanya menyiapkan lahannya masing-masing seluas sekitar 5.000 meter persegi.
KKP dan pemenang lelang proyek KNMP telah menandatangani kontrak kerja sehingga dalam waktu dekat ini bakal direalisasikan pembangunan fisiknya.
“PPU dapat dua titik pembangunan KNMP di Kelurahan Nenang dan Tanjung Tengah dan sudah proses kontrak. Kami di daerah tinggal menunggu pengerjaan fisiknya,” kata Andi Traso, Senin (14/9/2026).
Ia mengungkapkan, KKP mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk pembangunan KNMP di PPU yakni KNMP di Kelurahan Nenang sebesar Rp6 miliar dan Kelurahan Tanjung tengah sebesar Rp8 miliar.
“Informasinya total anggaran yang disiapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk pembangunan KNMP di PPU sebesar Rp14 miliar,” bebernya.
Kedua kampung nelayan di PPU, kata Andi Traso, KKP menetapkan Kelurahan Nenang sebagai inti kampung nelayan sedangkan di Kelurahan Tanjung Tengah sebagai penyangga.
Kampung nelayan tersebut akan dibangunkan fasilitas penerangan, jalan lingkungan, tempat tambatan kapal, cold storage hingga sumber air dan pabrik es.
Sedangkan untuk pembangunan Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) di seluruh kampung nelayan di Indonesia ditiadakan oleh pemerintah pusat.
“Pembangunan SPDN di KNMP di hold. Tetapi, untuk pondasi SPDN tetap siapkan, ini membuka peluang juga bagi masyarakat hendak berinvestasi membangun SPDN di kampung nelayan,” bebernya.
Andi Traso menekankan, pembangunan dua titik KNMP di Benuo Taka nantinya akan berdampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Jangan lihat sekarang, tetapi akan datang kampung nelayan bermanfaat bagi nelayan. Karena di kampung nelayan nanti akan menjadi pusat pelelangan ikan, sehingga hasil tangkapan nelayan lebih mudah dikoordinir,” pungkasnya.


