Tiga Desa di Kutim Belum Terjangkau Listrik PLN

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Momen Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi (kiri) saat menghadiri Rakor di Provinsi Kaltim didampingi Kepala SDA Setkab Kutim, Deky Hermawan (foto kanan). (Foto: Dok Prokopim Kutim)
Momen Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi (kiri) saat menghadiri Rakor di Provinsi Kaltim didampingi Kepala SDA Setkab Kutim, Deky Hermawan (foto kanan). (Foto: Dok Prokopim Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tiga Desa di Kutim Belum Terjangkau Listrik PLN

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Momen Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi (kiri) saat menghadiri Rakor di Provinsi Kaltim didampingi Kepala SDA Setkab Kutim, Deky Hermawan (foto kanan). (Foto: Dok Prokopim Kutim)
Momen Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi (kiri) saat menghadiri Rakor di Provinsi Kaltim didampingi Kepala SDA Setkab Kutim, Deky Hermawan (foto kanan). (Foto: Dok Prokopim Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tiga Desa di Kutim Belum Terjangkau Listrik PLN

Momen Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi (kiri) saat menghadiri Rakor di Provinsi Kaltim didampingi Kepala SDA Setkab Kutim, Deky Hermawan (foto kanan). (Foto: Dok Prokopim Kutim)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

SANGATTA – Tiga desa di Kabupaten Kutim masih belum mendapatkan aliran listrik dari PLN. Pemerintah Kutim menyebut, kondisi geografis dan persoalan perizinan menjadi bagian dari kendala yang harus diselesaikan untuk mengejar target elektrifikasi pada 2027.

Ketiga wilayah tersebut yakni Pulau Miang, Tanjung Mangkalihat dan Sandaran.

Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan beberapa alternatif untuk memenuhi kebutuhan listrik di tiga desa tersebut. 

Skema yang dibahas antara lain pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal serta pengembangan jaringan yang terhubung dari Kabupaten Berau.

“ Tinggal tiga desa lagi yang belum dialiri listrik PLN, yaitu Pulau Miang, Tanjung Mangkalihat, dan Sandaran. Solusi teknisnya sudah ada, baik melalui PLTS Komunal PLN maupun kerja sama jaringan dari Berau dan perusahaan swasta,” kata Mahyunadi.

Pernyataan itu disampaikan Mahyunadi saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan pembangunan jaringan listrik PLN di Kaltim.

Dalam Rakor itu, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dan Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno bersepakat bahwa target tidak ada lagi desa di Kaltim yang belum mendapatkan akses listrik pada 2027.

Persoalan listrik di Kutim tidak hanya ditemukan pada desa yang belum terhubung jaringan PLN. Sejumlah permukiman juga menghadapi kendala karena berada di kawasan yang memiliki status atau perizinan khusus.

Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Kabupaten Kutim, Deky Hermawan mengatakan, salah satu persoalan tersebut berada di kawasan yang bersinggungan dengan Taman Nasional Kutai (TNK).

Menurut Deky, Pemkab Kutim bersama pihak terkait akan membentuk tim terpadu untuk menindaklanjuti persoalan kelistrikan di kawasan tersebut.

“Untuk kelistrikan yang bersinggungan dengan TNK, kita akan membentuk tim terpadu bersama guna menjalankan 10 poin komitmen Pemda,” jelasnya.

Sementara untuk persoalan kelistrikan di Dusun Melin, Desa Melan, penanganan awal akan dilakukan pemerintah desa bersama kecamatan dan koperasi setempat.

“Untuk kasus di Dusun Melin Desa Melan, perangkat desa bersama kecamatan dan pihak koperasi lokal yang akan bergerak duluan melakukan tindak lanjut di lapangan,” ujar Deky.

Sebagai informasi, dengan masih adanya tiga desa yang belum teraliri listrik PLN serta persoalan di sejumlah kawasan permukiman, pemerataan akses listrik di Kutim masih membutuhkan penyelesaian pada aspek jaringan, kondisi geografis maupun status kawasan.