Pemadaman Listrik Bergilir di Balikpapan, PLN Ungkap Sejumlah Pembangkit Bermasalah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pedagang roti bakar memanfaatkan senter ponselnya saat pemadaman listrik di Balikpapan. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Pedagang roti bakar memanfaatkan senter ponselnya saat pemadaman listrik di Balikpapan. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemadaman Listrik Bergilir di Balikpapan, PLN Ungkap Sejumlah Pembangkit Bermasalah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pedagang roti bakar memanfaatkan senter ponselnya saat pemadaman listrik di Balikpapan. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Pedagang roti bakar memanfaatkan senter ponselnya saat pemadaman listrik di Balikpapan. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemadaman Listrik Bergilir di Balikpapan, PLN Ungkap Sejumlah Pembangkit Bermasalah

Pedagang roti bakar memanfaatkan senter ponselnya saat pemadaman listrik di Balikpapan. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Pemadaman listrik bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), termasuk Kota Balikpapan. 

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Balikpapan karena berdampak terhadap aktivitas masyarakat maupun pelaku usaha.

Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo mengatakan, masyarakat perlu mendapatkan penjelasan mengenai kondisi kelistrikan yang menyebabkan terjadinya pemadaman bergilir.

Menurutnya, persoalan pelayanan publik seperti listrik, air bersih hingga ketersediaan BBM perlu disikapi secara konstruktif dengan tetap mendorong lembaga terkait memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Yang jelas memang bergilir. Berarti kalau bergilir, berarti ada masalah di stok gensetnya, atau stok dieselnya. Nah, ikutin saja," kata Bagus, Selasa (15/9/2026).

Ia meminta masyarakat tetap menyampaikan keluhan dan masukan secara positif serta tidak mudah terprovokasi untuk melakukan tindakan yang merugikan.

Bagus juga mengatakan, Pemkot Balikpapan akan menyampaikan persoalan tersebut kepada Wali Kota untuk menentukan langkah yang perlu dilakukan, termasuk kemungkinan menggelar rapat koordinasi dengan pihak terkait.

Sementara Wakil Ketua III DPRD Balikpapan, Budiono menilai pemadaman listrik yang terjadi telah mengganggu aktivitas rumah tangga maupun pelaku usaha.

Ia mengatakan DPRD perlu meminta penjelasan PLN terkait penyebab pemadaman sekaligus mempertanyakan kemungkinan adanya kompensasi bagi masyarakat yang terdampak.

"Ini sangat-sangat merugikan bagi pelaku usaha dan rumah masyarakat. Ini kenapa sebetulnya? Kalaupun perusahaan dieselnya atau apanya, ya segera diganti," ujar Budiono.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra), Muchamad Meiryandi menjelaskan pemadaman terjadi karena adanya gangguan pada sejumlah pembangkit yang membuat kemampuan pasokan listrik belum optimal.

Beberapa pembangkit yang mengalami gangguan di antaranya PLTU Cahaya Fajar Kaltim di Kutai Kartanegara, PLTU Kaltim Prima Coal di Kutai Timur, PLTU Teluk Balikpapan, serta PLTMG Bangkanai.

"Sejumlah pembangkit yang mengalami gangguan menyebabkan kemampuan pasokan listrik belum optimal," jelas Meiryandi dalam keterangannya.

PLN saat ini mengoptimalkan seluruh pembangkit yang tersedia dan berkoordinasi dengan pengelola pembangkit untuk mempercepat pemulihan serta menambah pasokan daya ke sistem.

Pembangkit yang sedang dalam proses pemulihan ditargetkan kembali beroperasi secara bertahap pada minggu ketiga hingga minggu keempat September 2026.

Selain itu, PLN mengupayakan percepatan penambahan pembangkit sewa, di antaranya Pembangkit Batulicin berkapasitas 10 MW, pembangkit sewa tahap pertama 158 MW dan tahap kedua 120 MW.

PLN juga mengimbau pelanggan menggunakan listrik secara bijak, terutama pada periode beban puncak, selama proses pemulihan berlangsung. 

PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan perkembangan kondisi kelistrikan akan disampaikan melalui PLN Mobile, Contact Center PLN 123, serta kanal resmi PLN.