Lahan Seluas Lima Hektare di Long Mesangat Terbakar, Puluhan Warga Ikut  Padamkan Api

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Suasana kebakaran di Kecamatan Long Mesangat, Kutai Timur. (Foto: Dok.Polres Kutim)
Suasana kebakaran di Kecamatan Long Mesangat, Kutai Timur. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Lahan Seluas Lima Hektare di Long Mesangat Terbakar, Puluhan Warga Ikut  Padamkan Api

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Suasana kebakaran di Kecamatan Long Mesangat, Kutai Timur. (Foto: Dok.Polres Kutim)
Suasana kebakaran di Kecamatan Long Mesangat, Kutai Timur. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Lahan Seluas Lima Hektare di Long Mesangat Terbakar, Puluhan Warga Ikut  Padamkan Api

Suasana kebakaran di Kecamatan Long Mesangat, Kutai Timur. (Foto: Dok.Polres Kutim)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

SANGATTA – Lahan seluas 4 - 5 hektare di perbatasan Desa Sumber Agung dan Desa Tanah Abang, Kecamatan Long Mesangat Kutim terbakar. 

Api melanda kawasan yang disebut sebagai Lahan Usaha II (LU II) dan penanganannya melibatkan aparat serta puluhan warga.

Pemadaman dilakukan sejak Senin (14/9/2026) sekitar pukul 18.30 WITA. Hingga malam hari, tim gabungan masih berupaya mengendalikan titik api untuk mencegah kebakaran menjalar ke area lain.

Kapolsek Muara Ancalong, Iptu Erwan Tri Yunanto mengatakan, personel gabungan dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

“Personel bersama unsur terkait dan masyarakat masih melakukan upaya pemadaman di lokasi. Langkah ini dilakukan untuk mencegah api meluas ke area lainnya,” ujar Erwan, Rabu (16/9/2026).

Sebanyak tiga personel Polri, satu personel Kasi Trantib bersama lima anggota, delapan personel Satpol PP, serta sekitar 40 warga terlibat dalam penanganan kebakaran.

Peralatan yang digunakan antara lain satu unit mobil BPBD, 10 unit gepyok api, dan dua unit pompa gendong.

Erwan menyebut, kondisi di lapangan masih dalam penanganan. Tim terus melakukan pemadaman sekaligus mengendalikan titik api agar tidak meluas.

Di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar, ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, khususnya saat kondisi lahan dan vegetasi mudah terbakar. Jangan melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api,” katanya.

Keterlibatan warga menjadi salah satu unsur dalam upaya pemadaman. Aparat kepolisian, pemerintah setempat, BPBD dan masyarakat masih berkoordinasi selama proses penanganan berlangsung.

Hingga laporan terakhir, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai 4–5 hektare.