Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA - Kota Samarinda masih diselimuti asap di hampir seluruh wilayah pada Kamis (17/9/2026). Kondisi yang sebelumnya hanya berupa asap tipis di sejumlah kawasan mulai memburuk sejak Rabu (16/9/2026), hingga mendorong pemerintah melakukan respons terhadap dampak kabut asap.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Suwarso, mengatakan hasil pemantauan kualitas udara di sejumlah titik menunjukkan kondisi yang fluktuatif.
Pengukuran dilakukan menggunakan alat pemantau kualitas udara yang berada di kawasan Bandara APT Pranoto dan Taman Segiri di Jalan Harmonika.
“Dari hasil analisa yang dilakukan tim DLH Kota Samarinda melalui alat ukur beberapa titik seperti di Bandara APT Pranoto dan di Taman Segiri memang menunjukkan fluktuatif,” kata Suwarso, Kamis (17/9/2026).
Ia menjelaskan, kondisi kualitas udara terburuk terpantau di kawasan Bandara APT Pranoto yang berada di wilayah Samarinda Utara. Angka PM2,5 yang terukur mencapai sekitar 249,2.
Kondisi tersebut tercatat terutama sekitar pukul 05.00 WITA dan masuk dalam kategori sangat tidak sehat.
Sementara itu, hasil pemantauan di kawasan kota juga menunjukkan angka yang tidak jauh berbeda. Konsentrasi PM2,5 berada di sekitar 242 dan masih masuk kategori sangat tidak sehat.
“Kalau di alat ukur yang ada di APT Pranoto itu memang situasinya saat ini sangat tidak sehat. Ukurannya sekitar 249,2. Kondisi terburuk tadi memang sekitar pukul 5 pagi,” ujarnya.
“Untuk yang di kota memang agak berbeda sedikit, tapi tidak begitu jauh, yaitu di angka 242. Selisihnya sedikit, tetap kategorinya sangat tidak sehat,” lanjutnya.
Melihat kondisi tersebut, DLH mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan asap, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.
Suwarso meminta warga menggunakan masker saat keluar rumah dan meminimalkan aktivitas di luar apabila tidak memiliki keperluan mendesak.
“Harapannya masyarakat bisa menggunakan masker ketika keluar ruangan serta meminimalkan aktivitas di luar rumah,” pungkasnya.


