Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan
SANGATTA – Sebanyak 4.008 kilogram jagung pipil hasil kemitraan Polsek Bengalon dengan dua perusahaan dikirim ke Gudang Bulog Samarinda untuk diserap sebagai hasil produksi pertanian.
Jagung tersebut berasal dari lahan kemitraan seluas 2,6 hektare yang dikelola bersama PT Bima Palma Nugraha (DSN Group) dan PT Perkasa Inaka Kerta. Masing-masing perusahaan menyetorkan 2.004 kilogram jagung pipil.
Kapolsek Bengalon, AKP Helmi Septi Saputra mengatakan, pihaknya melakukan pendampingan selama proses pengiriman hingga penyerahan hasil panen kepada Bulog.
“Kami melakukan pendampingan dalam proses pengiriman dan penyerahan hasil panen agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Helmi.
Jagung tersebut ditanam mulai 7 Mei 2026 dan dipanen pada 3 September 2026. Setelah panen, hasil produksi dikirim menggunakan kendaraan pick-up menuju Gudang Bulog Samarinda.
Setibanya di gudang, pihak perusahaan menyerahkan dokumen kelengkapan beserta Surat Keterangan Penanaman Jagung.
Selanjutnya, jagung dibongkar dan ditimbang untuk menentukan jumlah yang diterima.
Jagung kemudian dikemas kembali menggunakan karung baru sebelum proses administrasi jual beli dilakukan.
Rangkaian tersebut diakhiri dengan penandatanganan berita acara jual beli antara pihak PT Bima Palma Nugraha dan manajemen Gudang Bulog.
Harga pembelian mengacu pada standar Bulog dengan persyaratan kadar air 11 hingga 13 persen. Dalam dokumen kegiatan, harga standar pembelian tercantum sebesar Rp6.400 per kilogram.
Dengan total produksi 4.008 kilogram, nilai pembelian mencapai sekitar Rp25,65 juta apabila seluruh jagung memenuhi persyaratan harga tersebut.
Helmi mengatakan, kemitraan di sektor pertanian diharapkan dapat terus dikembangkan untuk memanfaatkan lahan produktif sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat dan pihak yang terlibat.


