Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Percepat Distribusi Air Bersih, Pemkot Samarinda Tambah 20 Unit Tandon

Tandon air yang disiapkan untuk distribusi air ke masyarakat yang membutuhkan, Kamis (17/9/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Percepat Distribusi Air Bersih, Pemkot Samarinda Tambah 20 Unit Tandon

    PusaranMedia.com

    Tandon air yang disiapkan untuk distribusi air ke masyarakat yang membutuhkan, Kamis (17/9/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

    Percepat Distribusi Air Bersih, Pemkot Samarinda Tambah 20 Unit Tandon

    Tandon air yang disiapkan untuk distribusi air ke masyarakat yang membutuhkan, Kamis (17/9/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

    Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

    SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menambah 20 unit tandon untuk mempercepat distribusi air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan. Penambahan tandon dilakukan setelah evaluasi terhadap distribusi air menggunakan sekitar 16 kendaraan tangki yang dinilai masih membuat waktu pengiriman cukup lama.

    Ketua BPBD Kota Samarinda sekaligus Ketua Satgas Penanganan Bencana Kekeringan dan Karhutla Samarinda, Suwarso, mengatakan penambahan tandon merupakan bagian dari hasil mitigasi, monitoring, dan evaluasi terhadap perkembangan kondisi air baku yang menjadi sumber produksi Perumda Tirta Kencana.

    “Dengan jumlah kendaraan sekitar 16 tangki, ternyata jadwal pengirimannya menjadi sesuai urutannya, menjadi agak terlambat pengirimannya,” kata Suwarso, Kamis (17/9/2026). 

    Untuk mempercepat distribusi, Pemkot Samarinda menyiapkan 20 unit tandon yang akan diangkut menggunakan kendaraan milik Dinas PUPR.

    Setiap truk nantinya membawa dua unit tandon dengan kapasitas masing-masing sekitar 2.200 liter. Dengan demikian, satu kendaraan dapat membawa total sekitar 4.400 liter air. Data per tanggal 15 September Pemkot Samarinda telah mendistribusikan sekitar 880.100 liter kepada warga yang membutuhkan. 

    “Itu kita membantu distribusi supaya ada percepatan-percepatan pengiriman kepada wilayah-wilayah yang mengalami kekurangan air bersih,” ujarnya.

    Suwarso mengatakan pola distribusi tersebut akan terus dievaluasi menyesuaikan perkembangan kondisi air baku. Pemeriksaan kualitas air baku juga dilakukan secara berkala oleh Perumda Tirta Kencana setiap jam.

    Saat ini, kata dia, IPA Bantuas masih menjadi satu-satunya instalasi yang belum beroperasi penuh akibat terdampak intrusi air laut. Kondisi tersebut membuat jam operasional IPA Bantuas masih harus dikurangi menyesuaikan dengan kandungan klorida air. 

    Di sisi lain, masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih diminta melaporkan kebutuhannya melalui ketua RT setempat.

    Laporan tersebut nantinya mencantumkan lokasi, jumlah kepala keluarga atau jiwa yang membutuhkan, kebutuhan air, serta nomor kontak yang dapat dihubungi.

    RT kemudian meneruskan laporan kepada kelurahan untuk diverifikasi dan direkapitulasi. Selanjutnya, data kebutuhan disampaikan kepada Satgas Penanganan Darurat Bencana (PDB) melalui alur yang telah disiapkan pemerintah.

    Masyarakat juga dapat menyampaikan kebutuhan air bersih melalui call center Satgas PDB di nomor 0811-5537-007.