Dikepung Kabut Asap, Kualitas Udara Kawasan IKN Masuk Kategori Tidak Sehat

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Hasil pengukuran kualitas udara yang dilakukan Dinkes PPU. (Sumber: Dinkes PPU).
Hasil pengukuran kualitas udara yang dilakukan Dinkes PPU. (Sumber: Dinkes PPU).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dikepung Kabut Asap, Kualitas Udara Kawasan IKN Masuk Kategori Tidak Sehat

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Hasil pengukuran kualitas udara yang dilakukan Dinkes PPU. (Sumber: Dinkes PPU).
Hasil pengukuran kualitas udara yang dilakukan Dinkes PPU. (Sumber: Dinkes PPU).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dikepung Kabut Asap, Kualitas Udara Kawasan IKN Masuk Kategori Tidak Sehat

Hasil pengukuran kualitas udara yang dilakukan Dinkes PPU. (Sumber: Dinkes PPU).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin

PENAJAM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meningkatkan pemantauan kualitas udara di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta asap kiriman dari Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro mengatakan, Dinkes PPU telah mengerahkan 11 puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan untuk melakukan pemantauan dan pengukuran kualitas udara. 

“Pengukuran kualitas udara dilakukan untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan,” kata Lukas, Kamis (17/9/2026). 

Pengukuran kualitas udara dilakukan dalam dan luar ruangan. Berdasarkan hasil pengukuran kualitas udara, kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku masuk dalam kategori tidak sehat. 

Sedangkan kualitas udara di wilayah Kecamatan Babulu masuk kategori sedang. Sementara kualitas udara wilayah Kecamatan Penajam dan Kecamatan Waru masuk dalam kategori baik. 

Kualitas udara kawasan IKN masuk dalam kategori berbahaya karena beberapa hari terakhir ini diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sekitar IKN serta kabut asap kiriman dari Kalimantan Selatan. 

“Hasil pengukuran kualitas udara di empat kecamatan ini juga sudah kami informasikan ke Pusdalops BPBD PPU,” ujarnya. 

Lukas mengimbau seluruh masyarakat Benuo Taka untuk mengantisipasi potensi penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kabut asap. 

“Warga yang berada di wilayah kualitas udaranya kurang baik dianjurkan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan,” pungkasnya.