Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan Gambut Seluas 3,7 Ha di Kelurahan Nenang

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Pusdalops BPBD PPU).
Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Pusdalops BPBD PPU).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan Gambut Seluas 3,7 Ha di Kelurahan Nenang

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Pusdalops BPBD PPU).
Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Pusdalops BPBD PPU).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan Gambut Seluas 3,7 Ha di Kelurahan Nenang

Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Pusdalops BPBD PPU).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin 

PENAJAM- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah RT 013, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) seluas 3,7 Hektare (Ha) berhasil dipadamkan setelah dilakukan penanganan selama empat hari oleh tim gabungan. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Nurlaila mengatakan, karhutla yang terjadi di wilayah RT 013, Kelurahan Nenang membutuhkan waktu sekitar empat hari lantaran yang terbakar merupakan lahan gambut yang ditumbuhi semak belukar dan pepohonan. 

“Lahan gambut terbakar di Nenang terjadi pada 14 September dan tadi sore berhasil dipadamkan total,” kata Nurlaila, Kamis (17/9/2026). 

Nurlaila mengungkapkan, proses pendinginan beberapa titik asap dilakukan menggunakan pompa punggung dan mesin pompa portable. 

“Secara visual tidak ada lagi titik asap yang berpotensi menimbulkan titik api yang baru,” ujarnya. 

Nurlaila menekankan, meskipun lahan gambut yang terbakar di Kelurahan Nenang telah dinyatakan padam total. BPBD PPU tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya titik api yang baru. 

“Besok tetap akan kami lakukan pemantauan, jangan sampai ada muncul titik api yang baru,” pungkasnya.