Pusaranmedia.com Dapat Apresiasi Balai TNKM atas Kontribusi Pemberitaan Konservasi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Balai TNKM Seno Pramudito saat menyerahkan sertifikat kepada pusaranmedia.com (Foto: TNKM)
Kepala Balai TNKM Seno Pramudito saat menyerahkan sertifikat kepada pusaranmedia.com (Foto: TNKM)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pusaranmedia.com Dapat Apresiasi Balai TNKM atas Kontribusi Pemberitaan Konservasi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Balai TNKM Seno Pramudito saat menyerahkan sertifikat kepada pusaranmedia.com (Foto: TNKM)
Kepala Balai TNKM Seno Pramudito saat menyerahkan sertifikat kepada pusaranmedia.com (Foto: TNKM)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pusaranmedia.com Dapat Apresiasi Balai TNKM atas Kontribusi Pemberitaan Konservasi

Kepala Balai TNKM Seno Pramudito saat menyerahkan sertifikat kepada pusaranmedia.com (Foto: TNKM)

Reporter: Diansyah | Editor: Buniyamin

NUNUKAN — Balai Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) memberikan apresiasi kepada pusaranmedia.com atas kontribusi dalam mendukung penyebarluasan informasi mengenai konservasi, keanekaragaman hayati, perlindungan hutan, serta berbagai aktivitas pengelolaan kawasan TNKM.

Apresiasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pengelola kawasan konservasi dan media massa dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara lebih luas, akurat dan berkelanjutan.

Kepala Balai TNKM, Seno Pramudito, mengatakan kemitraan dengan media memiliki arti penting bagi lembaganya.

Menurut dia, keberadaan media tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga membantu memperkenalkan berbagai potensi kawasan konservasi kepada masyarakat.

“Bagi kami, kemitraan yang terbangun ini tentu sangat berarti. Selama ini telah terjadi komunikasi dan penyebarluasan informasi antara Balai TNKM dengan pusaranmedia.com bersama sembilan media lainnya di Kalimantan Utara,” kata Seno.

Menurutnya, pemberitaan mengenai kawasan konservasi menjadi salah satu sarana untuk membangun pemahaman publik mengenai pentingnya menjaga hutan dan keanekaragaman hayati.

TNKM merupakan kawasan konservasi dengan bentang alam yang luas dan memiliki nilai penting bagi keberlangsungan ekosistem Kalimantan.

Kawasan tersebut tidak hanya menjadi habitat berbagai jenis tumbuhan dan satwa liar, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat adat yang berada di dalam maupun sekitar kawasan.

Karena itu, Seno menilai informasi mengenai konservasi perlu disampaikan secara berimbang dan berkelanjutan.

Publik perlu mengetahui bahwa upaya menjaga kawasan hutan tidak semata-mata berkaitan dengan perlindungan satwa, tetapi juga menyangkut keberlanjutan ekosistem, sumber daya alam, budaya masyarakat adat dan manfaat kawasan bagi generasi mendatang.

“Informasi yang disampaikan kepada masyarakat sangat penting untuk membangun kesadaran bersama. Apa yang dilakukan di kawasan TNKM, termasuk upaya perlindungan hutan dan keanekaragaman hayati, perlu diketahui masyarakat,” ujarnya.

Seno mengatakan media juga memiliki ruang strategis untuk mengangkat berbagai kegiatan positif di kawasan TNKM, mulai dari penelitian, pemantauan satwa liar, perlindungan kawasan, edukasi konservasi hingga keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan.

Menurut dia, dokumentasi dan publikasi mengenai keanekaragaman hayati juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan publik terhadap pengelolaan kawasan konservasi.

Hal itu sejalan dengan arah pengelolaan TNKM yang menempatkan pelestarian ekosistem, perlindungan spesies penting dan dilindungi, pemanfaatan sumber daya alam berbasis kearifan lokal, pengembangan ilmu pengetahuan, serta pengelolaan kolaboratif sebagai bagian dari tujuan pengelolaan kawasan.

Seno menegaskan, kolaborasi dengan media diharapkan tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi dapat terus berkembang menjadi kemitraan yang mendukung peningkatan literasi konservasi di tengah masyarakat.

“Harapannya, kemitraan ini dapat terus berjalan dan semakin baik. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan-pesan konservasi sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kawasan TNKM,” katanya.

Ia menambahkan, pengelolaan kawasan konservasi membutuhkan dukungan berbagai pihak. Pemerintah, masyarakat adat, dunia usaha, lembaga pendidikan, peneliti, media, serta pemangku kepentingan lainnya memiliki peran masing-masing dalam memastikan kawasan TNKM tetap terjaga.

“Konservasi bukan hanya menjadi tanggung jawab Balai TNKM. Ini merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi dengan berbagai pihak, termasuk media, sangat kami butuhkan,” pungkasnya.