Banner ADV

58 Pejabat Pemkab Kukar Dilantik, Bupati Minta Camat dan Lurah Segera Tangani Kekeringan dan Karhutla

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pelantikan 58 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar(Foto: Aswin/pusranmedia.com)
Pelantikan 58 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar(Foto: Aswin/pusranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

58 Pejabat Pemkab Kukar Dilantik, Bupati Minta Camat dan Lurah Segera Tangani Kekeringan dan Karhutla

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pelantikan 58 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar(Foto: Aswin/pusranmedia.com)
Pelantikan 58 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar(Foto: Aswin/pusranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

58 Pejabat Pemkab Kukar Dilantik, Bupati Minta Camat dan Lurah Segera Tangani Kekeringan dan Karhutla

Pelantikan 58 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar(Foto: Aswin/pusranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin

TENGGARONG - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), dr Aulia Rahman Basri kembali melantik dan mengambil sumpah janji jabatan 58 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.

Pelantikan berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Jumat (18/9/2026) kemarin. Sebagian besar pejabat yang dilantik merupakan pejabat yang bertugas di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Aulia mengatakan pengisian jabatan tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah kabupaten dengan kecamatan hingga desa dan kelurahan, terutama dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.

Menurutnya, pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan posisi pejabat administrator dan pengawas di tingkat kecamatan maupun kelurahan dapat terisi.

Aulia juga meminta pejabat yang baru dilantik tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi segera turun ke lapangan untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan mengambil langkah penanganan.

“Kami mengarahkan teman-teman yang dilantik ini segera turun ke lapangan, itu mengidentifikasi semua permasalahan yang ada di lapangan, dan melakukan penanganan-penanganan yang harus dilaksanakan,” tegasnya.

Salah satu pejabat yang mendapat perhatian khusus adalah Camat Anggana yang baru dilantik.

Aulia menyebut Kecamatan Anggana saat ini menghadapi persoalan intrusi air laut yang berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

“Utamanya, tadi kami titip pesan kepada camat Anggana yang baru kita lantik, karena camat Anggana sebelumnya kemarin kan kita angkat menjadi Kepala BKPSDM,” ujarnya.

Aulia menilai posisi camat sebagai penanggung jawab wilayah sangat penting untuk memastikan persoalan tersebut segera dicarikan solusi konkret.

“Nah, karena di Anggana sudah terjadi intrusi air laut, di sana agak kesulitan teman-teman untuk mendapatkan air bersih, sehingga posisi camat sebagai penanggung jawab wilayah itu menjadi sesuatu yang penting untuk mencarikan solusi yang konkret untuk warga masyarakat kita yang ada di Kecamatan Anggana,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kukar Rendra Abadi mengatakan, pelantikan kali ini memang difokuskan untuk mengisi kebutuhan jabatan di kecamatan dan kelurahan.

Menurutnya, kondisi saat ini membutuhkan pejabat yang dapat segera menyesuaikan diri dan mengambil peran dalam penanganan persoalan di wilayah masing-masing, khususnya kebakaran hutan dan lahan serta krisis air bersih.

“Karena kita tahu sendiri saat ini di wilayah itu terkait dengan kebakaran hutan maupun krisis air bersih. Jadi memang dengan adanya mutasi hari ini para pejabat yang sudah dilantik cepat langsung menyesuaikan dan mengambil alih di lapangan tentunya,” kata Rendra.

Rendra juga memastikan pelantikan pejabat akan kembali dilakukan dalam waktu dekat. Hal itu menyusul masih adanya sejumlah jabatan yang belum terisi di lingkungan Pemkab Kukar.

“Ya jadi memang ada tahapan ya pelantikan insya Allah juga dalam waktu dekat ke depan nanti akan ada pelantikan lagi terkait dengan masih ada beberapa jabatan yang kosong ya terutama di OPD-OPD juga bahkan di UPT-UPT yang harus kita isi,” jelasnya.

Ia menargetkan proses pengisian jabatan yang kosong dapat diselesaikan pada Oktober hingga November 2026.

“Targetnya kita di bulan Oktober, Oktober-November itu sudah selesai. Karena ini memang di masa Oktober itu kan banyak yang pensiun ya. Banyak yang pensiun sehingga itu kita harus petakan lagi untuk pengisian jabatan,” pungkasnya. (Adv)