Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin
TENGGARONG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan personel untuk mendukung kelancaran lalu lintas dan pengelolaan parkir selama pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026, khususnya pada agenda pembukaan.
Kepala Dishub Kukar Ahmad Junaidi mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kukar untuk melakukan rekayasa lalu lintas, pengaturan dan pengamanan parkir selama kegiatan berlangsung.
“Nah pembukaan erau itu kami bersama dengan Satantas polres Kukar melakukan rekaya selalu lintas dan pengaturan serta pengamanan dan pengelolaan parkir,” kata Ahmad Junaidi, Sabtu (19/9/2026)
Ia menjelaskan, pengaturan lalu lintas dan parkir akan dilakukan oleh personel Dishub bersama Satlantas di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan pelaksanaan Erau.
Namun, detail lokasi penutupan maupun rekayasa lalu lintas masih dalam tahap finalisasi. “Kalau nanti untuk detailnya nanti akan saya sampaikan ya, karena hasil koordinasi kita dengan Satu Lantas masih difinalkan,” ujarnya.
Untuk mendukung pelaksanaan tugas, Dishub Kukar menyiapkan personel melalui sistem piket.
Ahmad menyebut sekitar 20 personel akan ditugaskan untuk pengaturan lalu lintas, sementara 18 personel lainnya menangani pengaturan parkir.
Selain itu, Dishub Kukar juga menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang terdiri dari enam personel setiap hari. Tim ini bertugas menangani insiden maupun permasalahan lalu lintas yang membutuhkan penanganan langsung di lapangan.
“TRC sendiri, tim reaksi cepat itu per hari itu ada 6 orang. Nah jadi TRC ini nanti tugas fungsinya ketika ada insiden, ada permasalahan di lapangan, ini kawan-kawan yang langsung ke lokasi,” jelasnya.
Ahmad mengatakan, kesiapan TRC menjadi penting mengingat meningkatnya arus lalu lintas akibat terputusnya akses jalan di wilayah Loa Janan dan Jembayan. Kondisi tersebut turut berdampak pada kepadatan kendaraan, terutama di kawasan jembatan.
“Karena apalagi sekarang kan dengan putusnya jalan di Jembayan, itu kan arus lalu lintas kan semakin meningkat, khususnya di jembatan. Ada macet atau ada mogok kendaraan di jembatan itu pasti panjang sekali antriannya,” ungkapnya.
Menurutnya, dalam kondisi tersebut TRC akan segera turun ke lokasi untuk membantu penanganan bersama personel Polres Kukar agar antrean kendaraan tidak semakin panjang.
Ahmad menegaskan, Dishub Kukar berkomitmen mendukung pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026 dengan memastikan kelancaran lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
“Ya, intinya kami sangat mendukung pelaksanaan Erau ini dan mensupport, menjaga supaya kelancaran lalu lintas ini tetap terjalin,” pungkasnya.
Ia menambahkan, pihaknya siap menangani berbagai kendala yang muncul di lapangan, termasuk gangguan lalu lintas maupun pengaduan masyarakat selama pelaksanaan kegiatan Erau. (Adv)



