Normalisasi SKM Bakal Berlanjut di Kawasan Kelurahan Pelita Kota Samarinda

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Ilustrasi normalisasi SKM. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Ilustrasi normalisasi SKM. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Normalisasi SKM Bakal Berlanjut di Kawasan Kelurahan Pelita Kota Samarinda

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Ilustrasi normalisasi SKM. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Ilustrasi normalisasi SKM. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Normalisasi SKM Bakal Berlanjut di Kawasan Kelurahan Pelita Kota Samarinda

Ilustrasi normalisasi SKM. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Buniyamin

SAMARINDA - Normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) di Samarinda bakal kembali dilanjutkan.

Kali ini, SKM di kawasan Kelurahan Pelita, tepatnya di seberang Jalan Tarmidi, Kelurahan Sungai Pinang Luar akan menjadi objek pelaksanaan normalisasi sungai. 

Wali kota Samarinda, Andi Harun sebelumnya telah meninjau kawasan SKM dari Jalan Tarmidi hingga Abdul Muthalib. 

Ia menargetkan pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan pada bulan November mendatang. "Di sektor Pelita di seberang Tarmidi itu, bulan 11 ini akan kita laksanakan," kata Andi Harun.

Program normalisasi sungai ini terus berjalan tiap tahun secara bertahap. Tahun 2024 lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda juga telah melakukan program serupa, ditambah dengan pemasangan turap lebih dari 200 meter di kawasan Jalan Tarmidi. 

Tahun 2025, sekitar 93 bangunan di pinggir SKM kawasan Kelurahan Bandara juga dibongkar dalam rangka kegiatan normalisasi sungai. 

Andi Harun mengatakan, normalisasi sungai menjadi salah satu upaya pengembalian fungsi dan manfaat sungai.

Selain itu, normalisasi SKM juga menjadi bagian dari perbaikan penataan kawasan dan program pengendalian banjir.  

Lebih jauh, Andi Harun merencanakan pekerjaan penataan kawasan lanjutan di sepanjang Jalan Tarmidi dan Sungai Dama pada 2027.

"Tahun depan sepanjang Jalan Tarmidi dari ujung ke ujungnya kita tata, supaya lebar jalan bisa bertambah," ujarnya.

Rumah penduduk yang berada di sekitar bantaran SKM nantinya akan dibongkar. Kegiatan ini masih dalam tahap perencanaan dan pembahasan bersama perangkat daerah teknis, termasuk Balai Wilayah Sungai (BWS).

Andi Harun optimis normalisasi SKM akan berjalan sesuai tenggat waktu di tahun ini. "Tahun ini kita mampunya baru di sekitar situ. Yang penting kan tidak berhenti, berlanjut terus," pungkasnya.