Operasi Gabungan di Lapas Balikpapan Berhasil Temukan Sejumlah Barang Terlarang

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Petugas menggeledah kamar hunian warga binaan, Sabtu (19/9/2026). (Foto: Lapas Kelas IIA Balikpapan)
Petugas menggeledah kamar hunian warga binaan, Sabtu (19/9/2026). (Foto: Lapas Kelas IIA Balikpapan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Operasi Gabungan di Lapas Balikpapan Berhasil Temukan Sejumlah Barang Terlarang

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Petugas menggeledah kamar hunian warga binaan, Sabtu (19/9/2026). (Foto: Lapas Kelas IIA Balikpapan)
Petugas menggeledah kamar hunian warga binaan, Sabtu (19/9/2026). (Foto: Lapas Kelas IIA Balikpapan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Operasi Gabungan di Lapas Balikpapan Berhasil Temukan Sejumlah Barang Terlarang 

Petugas menggeledah kamar hunian warga binaan, Sabtu (19/9/2026). (Foto: Lapas Kelas IIA Balikpapan)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Penggeledahan blok hunian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan menemukan sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di dalam lingkungan Lapas.

Temuan tersebut didapat dalam operasi gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Sabtu (19/9/2026) malam. 

Operasi dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban, termasuk penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di dalam Hotel Prodeo ini.

Sejumlah barang yang diamankan di antaranya senjata tajam, kipas angin, sendok besi, garpu besi, gunting, korek, pemotong kuku, cutter, sutil besi, stop kontak, pinset besi hingga water heater.

Seluruh barang hasil penggeledahan kemudian diamankan petugas untuk didata dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Operasi tersebut melibatkan 87 personel jajaran Lapas Kelas IIA Balikpapan. Mereka diperkuat 25 personel Brimob Polda Kalimantan Timur (Kaltim), 15 personel Kodim 0905/Balikpapan, 20 personel Polresta Balikpapan serta 10 personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan.

Selain menggeledah sejumlah kamar hunian, petugas juga melakukan pemeriksaan tes urine terhadap pegawai dan Warga Binaan (WB).

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh pegawai dan Warga Binaan yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif narkotika.

Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan, Andri Lesmano mengatakan operasi gabungan tersebut merupakan bagian dari komitmen jajarannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang terlarang serta narkotika di lingkungan pemasyarakatan," ujar Andri dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).

Menurutnya, keterlibatan sejumlah unsur APH diperlukan untuk memperkuat pengawasan sekaligus mencegah masuknya barang terlarang dan narkotika ke dalam Lapas.

Andri menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini dan penguatan pengawasan.

Operasi tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-61.OT.02.02 Tahun 2026 serta Surat Perintah Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur Nomor WP.18-PK.09.02-500 tentang Perintah Pelaksanaan Penggeledahan dan Tes Urine.

Seluruh rangkaian operasi gabungan, mulai dari penggeledahan blok hunian hingga tes urine, berlangsung aman, tertib, lancar dan kondusif.