Lehernya Terlilit Ban Jadi Ciri, Buaya 4,4 Meter yang Diduga Serang Warga Berhasil Ditangkap di Kawasan Gang Durian Sangatta

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Terlihat binatang Reptil yang ditangkap oleh Tim Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) sekitar pukul 05.04 Wita setelah tim melakukan penyisiran sejak dini hari. (Foto: Dok. LKK Kutim)
Terlihat binatang Reptil yang ditangkap oleh Tim Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) sekitar pukul 05.04 Wita setelah tim melakukan penyisiran sejak dini hari. (Foto: Dok. LKK Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Lehernya Terlilit Ban Jadi Ciri, Buaya 4,4 Meter yang Diduga Serang Warga Berhasil Ditangkap di Kawasan Gang Durian Sangatta

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Terlihat binatang Reptil yang ditangkap oleh Tim Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) sekitar pukul 05.04 Wita setelah tim melakukan penyisiran sejak dini hari. (Foto: Dok. LKK Kutim)
Terlihat binatang Reptil yang ditangkap oleh Tim Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) sekitar pukul 05.04 Wita setelah tim melakukan penyisiran sejak dini hari. (Foto: Dok. LKK Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Lehernya Terlilit Ban Jadi Ciri, Buaya 4,4 Meter yang Diduga Serang Warga Berhasil Ditangkap di Kawasan Gang Durian Sangatta 

Terlihat binatang Reptil yang ditangkap oleh Tim Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) sekitar pukul 05.04 Wita setelah tim melakukan penyisiran sejak dini hari. (Foto: Dok. LKK Kutim)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

SANGATTA – Seekor buaya muara sepanjang sekitar 4,4 meter ditangkap di kawasan Gang Durian, Sangatta Selatan, Kabupaten Kutim, Minggu (20/9/2026) dini hari. 

Buaya itu sebelumnya dilaporkan menyerang seorang warga yang sedang memperbaiki pipa air di sekitar sungai.

Penangkapan dilakukan Tim Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) sekitar pukul 05.04 Wita setelah tim melakukan penyisiran sejak dini hari.

Ketua LKK Kutim, Ronny Effendi mengatakan, sekitar 16 personel bergerak dari markas menuju lokasi sejak pukul 22.00 Wita. Penyisiran menggunakan perahu dimulai sekitar pukul 02.00 Wita.

Sekitar pukul 03.00 Wita, tim menemukan empat ekor buaya dengan ukuran yang disebut relatif serupa. Salah satu di antaranya memiliki ciri berupa potongan ban sepeda motor yang terlilit di bagian leher.

Ciri tersebut menjadi salah satu petunjuk tim dalam mengidentifikasi buaya yang diduga sebelumnya menyerang warga.

“Jam 03.00 subuh itu ada empat ekor buaya yang sama ukurannya. Cuman karena satu ekor ini yang bersalah sudah menggigit warga akhirnya kita eksekusi. Dan tandanya itu ya ada di bagian lehernya itu ada sebuah ban motor yang melekat di lehernya,” kata Ronny, didampingi pawang buaya Anasrullah.

Tim kemudian melakukan upaya penangkapan selama sekitar 1,5 jam. Buaya ditarik ke darat menggunakan tali dan peralatan sederhana dengan bantuan warga.

“Untuk pengangkatannya kita menggunakan alat tradisional dijerat, pakai tali. Dan itu dibantu oleh warga. Karena ukuran besar jadi perlu bantuan orang banyak,” ujarnya.

Setelah berhasil diamankan, buaya itu diserahkan untuk dievakuasi oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutim.

Panjang buaya diketahui setelah warga melakukan pengukuran menggunakan meteran gulung. Pengukuran dilakukan dari ujung moncong hingga bagian ekor.

Hasil pengukuran menunjukkan panjang tubuh buaya itu mencapai sekitar 4 meter 40 sentimeter.

Proses penangkapan hingga pengukuran buaya tersebut turut direkam warga dan kemudian beredar melalui media sosial.

Dalam rekaman terlihat sejumlah anggota LKK bersama warga menarik tubuh buaya menggunakan tali tambang. Bagian leher reptil juga terlihat terlilit potongan ban dalam.

Sebelum penangkapan, buaya itu dilaporkan menyerang seorang warga ketika sedang memperbaiki pipa air di tepian sungai kawasan Gang Durian.

Keberadaan buaya berukuran besar di sekitar permukiman kemudian membuat warga melakukan pencarian hingga meminta bantuan untuk mengamankan reptil tersebut.

Reptil adalah kelompok hewan yang umumnya memiliki kulit bersisik, bernapas dengan paru-paru, dan berdarah dingin

Setelah ditangkap, buaya dievakuasi dari lokasi. Warga di sekitar kawasan sungai diimbau tetap berhati-hati dan menghindari aktivitas di tepian sungai, terutama pada malam hingga dini hari.