Neni Lantik 10 Pejabat Fungsional, Tekankan Kerja Berbasis Keahlian dan Dampak Nyata

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Wali Kota Bontang, Neni Moernieni Saksikan Penandatanganan (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com).
Wali Kota Bontang, Neni Moernieni Saksikan Penandatanganan (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Neni Lantik 10 Pejabat Fungsional, Tekankan Kerja Berbasis Keahlian dan Dampak Nyata

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Wali Kota Bontang, Neni Moernieni Saksikan Penandatanganan (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com).
Wali Kota Bontang, Neni Moernieni Saksikan Penandatanganan (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Neni Lantik 10 Pejabat Fungsional, Tekankan Kerja Berbasis Keahlian dan Dampak Nyata

Wali Kota Bontang, Neni Moernieni Saksikan Penandatanganan (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com).

Reporter : Lutfi Aziz | Editor : Buniyamin

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menekankan pentingnya peran pejabat fungsional dalam memperkuat kinerja birokrasi dan pelayanan publik. 

Pesan itu disampaikan saat melantik dan mengambil sumpah/janji 10 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Bontang, Senin (21/9/2026).

Pelantikan berlangsung di ruang kerja Wali Kota Bontang, Jalan M. Roem, Bontang Lestari. Kegiatan turut disaksikan Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, Pj Sekda Akhmad Suharto, para Asisten Sekretariat Daerah Kota Bontang, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Dari 10 pejabat yang dilantik, satu orang menduduki jabatan fungsional ahli muda dan sembilan lainnya merupakan pejabat fungsional ahli pertama.

Neni mengatakan jabatan fungsional memiliki posisi strategis karena bekerja berdasarkan keahlian masing-masing. 

Pejabat yang dilantik dituntut tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi mampu menghasilkan analisis, rekomendasi, inovasi hingga solusi yang dapat mendukung pembangunan daerah.

“Jabatan fungsional memiliki peran yang semakin strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui keahlian, data, analisis, rekomendasi kebijakan, pelayanan teknis, inovasi, dan solusi atas berbagai permasalahan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Neni, dinamika birokrasi dan tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang membutuhkan aparatur sipil negara (ASN) yang mampu beradaptasi. 

Pengembangan kompetensi pun dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan agar keahlian yang dimiliki tetap relevan dengan kebutuhan organisasi dan masyarakat.

Ia juga meminta para pejabat yang baru dilantik menjaga integritas serta etika profesi dalam menjalankan tugas. 

Selain itu, koordinasi dan kolaborasi lintas bidang maupun perangkat daerah perlu diperkuat untuk menghindari kerja yang berjalan sendiri-sendiri.

“Bekerjalah secara profesional dan berorientasi pada hasil, terus kembangkan kompetensi, junjung tinggi integritas dan etika profesi, serta bangun kolaborasi lintas bidang maupun perangkat daerah,” pesan Neni.

Adapun pejabat yang dilantik yakni Muji Esti Wahyudi sebagai Surveyor Pemetaan Ahli Muda pada Bidang Pembangunan Perekonomian, Infrastruktur dan Wilayah BPKAD.

Kemudian Desy Tri Susanti dan Dandalia Cahyaning Ratri sebagai Surveyor Pemetaan Ahli Pertama. Desy ditempatkan pada Bidang Tata Ruang dan Tata Pembangunan Dinas PUPR, sedangkan Dandalia pada BPKAD.

Selanjutnya Sutikno sebagai Arsiparis Ahli Pertama pada Subbag Umpeg Disdikbud dan Ati Murniyati sebagai Arsiparis Ahli Pertama pada Subbag Umpeg BKPSDM.

Ibnu Zaman Wijdani dilantik sebagai Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama pada BKPSDM. Poppy Sandra Kartika sebagai Perencana Ahli Pertama pada Sekretariat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Sementara M. Finlandi Gumilar menduduki jabatan Penyuluh Sosial Ahli Pertama pada Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial DSPM. Rakyan Rachim Bratasena sebagai Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana pada DP3AKB, serta Didik Harianto sebagai Tenaga Sanitasi Lingkungan pada Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan.

Neni berharap seluruh pejabat tersebut segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab barunya serta memberikan kontribusi yang terukur terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan Kota Bontang.