Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin
BALIKPAPAN - Operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan masih berjalan aman hingga saat ini.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R Iwan Winaya Mahdar mengatakan musim kemarau bukan menjadi satu-satunya faktor yang menentukan kelancaran penerbangan.
Kondisi aktual jarak pandang di sekitar bandara menjadi salah satu parameter utama dalam menentukan pesawat dapat melakukan lepas landas maupun pendaratan.
"Bukan masalah kemarau atau tidak kemarau, tetapi jarak pandang. Kita melihat jarak pandang yang ada di airport masing-masing," ujar Iwan, Senin (21/9/2026).
Ia menjelaskan, setiap landasan pacu memiliki ketentuan operasional, termasuk batas minimum jarak pandang yang harus dipenuhi untuk proses pendaratan.
Di Bandara SAMS Sepinggan, batas minimum jarak pandang untuk Runway 25 ditetapkan 2.700 meter. Sedangkan untuk Runway 07, batas minimum jarak pandangnya mencapai 800 meter.
"Contoh kami di Balikpapan, untuk Runway 25 jarak pandang minimalnya 2.700 meter. Kemudian untuk Runway 07 adalah 800 meter. Jadi selama masih di atas jarak pandang itu, pilot bisa melakukan proses landing sesuai dengan ketentuan," katanya.
Menurut Iwan, kondisi musim tidak dapat secara langsung dijadikan patokan apakah penerbangan akan terganggu atau tidak.
Sebab, kondisi jarak pandang dapat berubah mengikuti kondisi atmosfer dan cuaca di sekitar bandara.
Artinya, meski musim kemarau masih berlangsung, penerbangan tetap dapat beroperasi apabila kondisi aktual di lapangan masih memenuhi ketentuan keselamatan penerbangan.
Sebaliknya, apabila jarak pandang turun hingga berada di bawah batas yang dipersyaratkan, kondisi tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam operasional penerbangan.
Iwan menegaskan, aspek keselamatan tetap menjadi dasar dalam setiap keputusan operasional. Kondisi aktual, termasuk jarak pandang, terus diperhatikan sebelum pesawat melakukan proses lepas landas maupun pendaratan.
Dengan kondisi tersebut, penumpang tidak perlu menjadikan musim kemarau sebagai satu-satunya indikator kelancaran penerbangan. Parameter yang lebih penting adalah kondisi cuaca dan jarak pandang aktual di Bandara SAMS Sepinggan.


