RSUD PPU Persiapkan Layanan Operasi Penyakit Jantung

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

RSUD PPU Persiapkan Layanan Operasi Penyakit Jantung

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

RSUD PPU Persiapkan Layanan Operasi Penyakit Jantung 

Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin 

PENAJAM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sedang mematangkan persiapan layanan operasi pemasangan ring jantung. 

Direktur RSUD RAPB PPU, dr Lukasiwan Eddy Saputro mengatakan RSUD RAPB telah mendapatkan alat kesehatan Catheterization Laboratory (Cathlab) untuk layanan penyakit jantung dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di 2026. 

“Tahun ini kami sudah menerima bantuan alkes Cathlab dan CT Scan dari Kementerian Kesehatan,” kata Lukas, Senin (21/9/2026). 

Untuk menunjang operasional pelayanan penyakit jantung, kata Lukas, RSUD tengah berupaya melengkapi beberapa sarana dan prasarana penunjang layanan penyakit jantung dengan menggunakan anggaran APBD. 

“Kami masih membutuhkan beberapa peralatan kecil seperti defibrilator dan lainnya untuk menunjang operasi Cahtlab. Anggarannya akan dicover di APBD Perubahan 2026,” ujarnya. 

Setelah kelengkapan peralatan yang dibutuhkan dilengkapi di APBD Perubahan 2026, layanan penyakit jantung di RSUD RAPB akan dioperasikan di akhir tahun ini. 

“SDM-nya juga sudah siap, tinggal menunggu kelengkapan peralatan yang sifatnya kecil-kecil itu,” terangnya.

Lukas mengungkapkan, gedung layanan penyakit jantung telah dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU di tahun anggaran 2025. Sedangkan bantuan alat kesehatan Chatlab telah diterima dari Kementerian Kesehatan di pertengahan 2026. 

“Gedung layanan penyakit jantung sudah selesai dibangun di 2025,” pungkasnya.