Reporter: Herdiansyah l Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA - Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit pada periode 1 hingga 15 September mengalami kenaikan, seiring menguatnya harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) di pasar global.
Plt Kadis Perkebunan Kaltim, drh Arief Murdiyatno, menyebut penyesuaian harga TBS ditetapkan melalui hasil perhitungan tim dengan mempertimbangkan perkembangan harga CPO dan kernel.
"Dalam periode penetapan kali ini, harga rata-rata tertimbang CPO berada di angka Rp15.392,82 per kilogram. Sementara harga rata-rata kernel ditetapkan sebesar Rp13.187,62 per kilogram," jelasnya.
Menurut Arief, pergerakan harga CPO di pasar internasional menjadi salah satu faktor yang mendorong perubahan harga TBS di tingkat petani.
Selain itu, kata dia, peningkatan permintaan juga turut memberikan pengaruh terhadap harga komoditas kelapa sawit.
"Adapun harga TBS yang telah ditetapkan berbeda berdasarkan usia tanaman. Untuk tanaman berumur tiga tahun, harga berada di angka Rp3.164,88 per kilogram," tuturnya.
Kemudian, TBS dari tanaman berusia empat tahun ditetapkan Rp3.265,78 per kilogram. Tanaman umur lima tahun mencapai Rp3.356,25 per kilogram, sedangkan tanaman berusia enam tahun berada pada level Rp3.429,75 per kilogram.
"Pergerakan harga TBS akan terus mengikuti dinamika harga CPO dan kernel sebagai komponen penting dalam penetapan harga di tingkat daerah," singkatnya.


